Monday, August 25, 2025

,

ALASAN NGEBLOG

πŸ‘€ AWAL NGEBLOG

Halo Hola semua ♡

Di kesempatan kali ini, mau cerita tentang bagaimana saya membangun blog ini lifahmma.com yang sudah menemani perjalanan hidup saya.

Selamat menikmati tulisan ini...

Jadi awal punya blog, disponsori oleh tugas pelajaran keterampilan komputer-nya saya saat sekolah menengah kejuruan. Setiap murid ditugaskan untuk membuat, menghias, dan mengisi blog-nya dengan berbagai konten sesuai minatnya masing-masing.

Tampilan awal blog ini tuh nggak ada keren-kerennya. Lebih ke norak sihπŸ˜‹. Saya akui. Haha. Terlalu ramai dengan elemen-elemen blog yang lumayan buat sakit mata. Tapi seiring berjalannya waktu, setelah satu persatu saya benahi (demi di-approve  tim Adsense LOL), sekarang tampilannya jadi lebih sederhana dan enak dipandang mata pastinya.

Tahu nggak minusnya apa?!

Minusnya yang punya blog masih kekeuh pakai layout gratisan -___- dengan alasan klasik, SAYANG IH UDAH CAPE-CAPE MODIF. Padahal doi tahu semisal pakai template premium kualitas blognya akan lebih upgrade.

Oh iya, selain tampilannya yang nggak banget, tulisan di blognya pun ya cerita sesuka hati dan tanpa kaidah per-Adsense-an πŸ˜…. Curahan hati, cerita pendek, puisi ala-ala, resep masakan, sampai lirik lagu bisa ditemui di blog saya kala itu. Intinya sama sekali nggak terarah mau kemana dan jadi apa.

Apa itu niche? πŸ˜…

πŸ’… KENAPA LIFAHMMA?

LIFAH adalah panggilan sehari-hari saya sejak kecil dan MM-nya merupakan singkatan dari multimedia, jurusan saya di sekolah menengah kejuruan. Sedang A-nya adalah kelas yang saya dapat dari tingkat satu sampai saya lulus. Saat itu, jurusan Multimedia dibagi menjadi dua kelas, yaitu kelas A dan kelas B.

Sebelum rebranding menjadi 'lifahmma', nama terakhir blog ini (kalau nggak salah ingat) adalah 'monyetmakanpisang'.

Kenapa?

Karena saya suka monyet dan ya kan personal branding-nya monyet selama ini makan pisang. #apasih

Nggak mau kalah sama monyet (bandingin diri sendiri sama monyet aneh banget sih, Fah -___-), lifahmma saya pilih untuk personal branding setelah berkali-kali safari username. Kenapa lifahmma?! Jadi, lifahmma adalah bentuk apresiasi saya untuk diri sendiri karena pernah menjadi siswi Multimedia-nya SMKN 1 kota Bekasi. 

For your information (boleh banget dibilang sombong 😁), salah satu hal yang paling saya banggakan dalam hidup adalah bisa masuk salah satu sekolah kejuruan negeri favorit di Bekasi (yang katanya terkenal susah seleksinya) jalur tes murni dan sudah pasti tanpa orang dalam. Murni hasil usaha sendiri juga pengorbanan ibuk yang bolak-balik urus ini dan itunya. Too Much Information-nya, Lifah sama sekali nggak tahu didaftarkan di SMKN 1, tetiba saja pulang sekolah formulir pendaftaran sudah di atas meja ruang tamu.

πŸ‚ ALASAN NGEBLOG

🌱 Media Bertumbuh

Menulis blog jadi salah satu media saya bertumbuh. Proses seorang Lifah menerima dan mencintai dirinya. Dengan menulis, saya dapat mengekspresikan pandangan, ide, dan persepsi tentang kehidupan dan dunia yang begitu luas.

Dari menulis, saya juga belajar cara mengelola emosi. Bukan hanya emosi saat dikelilingi amarah, namun saat perasaan bahagia datang berlebih pun ada baiknya untuk dikelola. Mengelola emosi adalah cara terbaik untuk meminimalisir perasaan menyesal terhadap diri sendiri maupun orang lain.

Mulai rajin menulis saat sekolah di Madrasah Tsanawiyah depan gang. Awalnya hanya curhatan gadis kecil baru lulus SD yang meluapkan rasa kecewa dan kesalnya karena nggak keterima di SMP Negeri dambaannya. Lama-lama coba buat cerita pendek dan puisi di buku tulis bersampul coklat yang akhirnya diloakin ibuk -___-. Karena ternyata seru berlanjutlah hobi menulis sampai akhirnya punya blog ini. 

Dari waktu ke waktu, setelah menekuni dunia blog, terus berusaha untuk tidak melampiaskan setiap amarah lewat suara. Tenang dulu. Tarik nafas panjang hembuskan. Menjauh dari sumber marahnya. Kalau sudah reda buka notes handphone, ketik. Diamkan sehari dua hari (kalau lagi mager bisa berbulan-bulan). Baca ulang. Kalau serasa pantas dipublikasi lanjut pindah ke blog. Kalau nggak ya berakhir di notes aja. *Seringnya berakhir di notes karena merasa duh sepertinya oversharing. Nggak usahlah nggak usah.

Bisa dibilang tulisan di blog saat ini pun isinya masih rupa-rupa hidup saya. Bedanya sudah dikemas rapih dengan tata bahasa yang lebih santun ketimbang blog saya kala itu. Namanya juga proses bertumbuh ya, mesti ada fase nggak bangetnya.

πŸ‘£ Rekam Jejak

Menulis blog jadi salah satu cara saya untuk membangun jejak kehidupan versi digital. Dengan harapan saat lanjut usia nanti, tulisan-tulisan ini bisa saya baca kembali untuk mengingat sebuah cerita. Keresahan-keresahan yang pernah dialami, tempat-tempat yang pernah didatangi, manusia-manusia yang pernah terhubung, drama hidup yang pernah dilalui, sampai semua tentang K-Pop yang menemani hari-hari seorang Lifah.

Selain untuk diri sendiri, blog ini pun saya dedikasikan untuk keluarga di masa yang akan datang. Especially untuk anak-anak dan mas suamikπŸ˜‰. Saya akan usahakan kelak ada nama mereka yang meramaikan blog ini. Mereka yang akan jadi bagian dari cerita yang saya tulis atau ya siapa tahu bisa collab sama mas suamik. Macam mba Annisast dan mas JG 😁.

Hai,  mas suamik dan anak-anakku tersayang, selamat menikmati tulisan-tulisan di blog ini ya. Setelah membaca, jangan lupa meninggalkan jejak di kolom komentar. Dari Lifah yang mencintai kalian πŸ’‹.

πŸ‘©πŸ»‍πŸ’» Mengasah Kemampuan Menulis

Salah satu mimpi saya di dunia blog adalah menjadi blogger yang tulisan-tulisannya bukan hanya bermanfaat untuk diri sendiri, melainkan untuk orang lain juga. 

Untuk mewujudkan mimpi itu, mengasah kemampuan menulis adalah kunci. Menurut saya menulis nggak hanya menuangkan pikiran lewat tulisan saja, tapi ada seni yang harus dipelajari. Seperti seni mendengarkan orang lain, menikmati bahasa tulisan orang lain, menemukan bahasa yang baik dan mudah diterima, menikmati setiap moment dalam hidup, belajar menerima diri sendiri in every single time. Satu lagi, hal yang lagi diusahakan dua tahun belakangan untuk melatih kemampuan menulis saya adalah menulis jurnal harian.

πŸͺ„ Menghasilkan Uang

Sejak beberapa tahun ke belakang, mulai  serius masuk ke dunia digital yang makin ke sini makin mudah diaksesnya. Memberdayakan diri setelah pulang mengajar kata saya mah. Belajar ini dan itu. Blogging, Canva, dan Microstock. Untuk blog, sudah on the way jadi jadi passive income-nya saya setelah beberapa waktu lalu adsense nge-approve blog ini. Meskipun lewat belasan kali penolakan haha. Nyesek sih tapi yaudahlah ya namanya hidup. Intinya terima kasih pakai haru untuk tim Adsense.

Meski belum pernah dapat transferan Adsense pasca approve (sengaja atur minimal transfer sejumlah tiket umrah) atau dapat tawaran iklan produk, saya yakin blog ini, suatu hari nanti, bisa jadi passive income. Bisa menghasilkan uang untuk seorang Lifah yang jungkir balik benahi blog. Doakan ya siapa tahu bisa beli rumah dari penghasilan blog atau minimal piano duduklahπŸ˜….

Intinya yang selalu saya tanamkan dalam diri ketika menulis, pertama harus konsisten (susah banget tsay), kedua percaya diri, dan terakhir pastinya jujur dalam menulis. Saya percaya, uang akan datang ketika saya berada sesuai jalur.

Sampai jumpa ditulisan berikutnya... πŸ‘‹πŸ»


READ MORE... ALASAN NGEBLOG

Friday, August 22, 2025

POJOK KELAS #Episode 1

Selamat datang di episode #1 pojok kelas ♡.

POJOK KELAS adalah cerita harian ibu guru bersama kelima muridnya. Percakapan kecil sampai hal-hal yang terjadi selama jam pelajaran di kelas.

Ibu guru adalah wali kelas empat yang muridnya berjumlah lima anak. Tiga laki-laki dan dua perempuan. Mereka adalah Raf, Zie, Thor, Khal, dan Sha. Jadi seimbang ya. Tiga orang tampan (Raf, Zie, Thor) dan tiga orang cantik (Khal, Sha, dan ibu guru) di kelas. Definisi selflove-nya ibu guru. Haha.

Sebelum kelas dimulai, seperti biasa semua berdoa sesuai dengan agama yang dianut. Hari ini Zie yang memimpin doa teman-temannya.

Pelajaran pun dimulai. Kelas cukup kondusif. *Bahagianya. Sha yang biasanya hyperaktif hari itu cukup tenang. Zie yang biasanya selalu baper saat celotehannya nggak digubris, hari ini nggak terlalu banyak cerita ini dan itu. Manis banget. Thor yang biasanya jahil ke teman-temannya, khususnya ke Zie, hari ini tuh sweet sekali. For your information, Thor hari ini dengan percaya diri tiba-tiba saja mendeklarasikan dirinya sebagai asisten ibu guru di kelas. Random sekali nggak sih. Sementara Raf dan Khal tidak masuk sekolah karena sakit.

Hari ini ibu guru datang lebih awal untuk mempersiapkan rencana creative class minggu depan "membuat kolase media kertas warna". Sedikit lagi hampir setengah gelas ukuran 150 ml. Tiba-tiba disebar Sha. My God. Definisi percuma datang satu jam lebih awal untuk bolongin kertas warna -___-.

Ibu guru: Mau nangis (sambil perlahan duduk ke lantai meratapi kenyataan)
Thor: Ibu guru jangan nangis, yuk dipungutin satu-satu. *tetiba kasih contoh cara mungutnya.
Ibu guru: (*syok) dipungutin satu-satu kapan selesainya Thor -____-.

*POKOKE pulang nanti mau ke nice so (toko palugada nggak jauh dari rumah)  beli set sapu serokan mini untuk disimpan di kelas.

Ibu guru mengajak Sha ke mejanya. Kemudian menyuruh Sha duduk di kursi mungil berwarna merah yang sudah agak pudar warnanya. Nggak lupa memegang erat tangan Sha untuk berjaga-jaga kalau tiba-tiba Sha lari.

Kemudian sounding ke Sha dengan hati-hati.

"Sha, ibu guru hari ini datang lebih awal supaya bisa cicil bolongin kertas warna untuk bahan kreatif class Sha dan teman-teman Minggu depan, " kata ibu guru sambil mengontrol nada suaranya

"Karena Sha udah sebar semua potongan kertasnya ke lantai (sambil nunjuk lantai dan pasang wajah sedih), dan itu salah, jadi Sha harus tanggung jawab ya. Sha harus membersihkan potongan kertas yang berserakan di lantai (sambil nunjuk lagi ke lantai dengan wajah putus asa) untuk kemudian dibuang ke tempat sampah," lanjut ibu guru sedikit lebih tenang.

Ibu guru: Ayo Sha (sambil contohin cara pungutin potongan kertasnya)
Sha: mengikuti arahan ibu guru
Thor: (ikut membantu sambil ngedumel karena makin lama pulangnya)
Zie: (ikut membantu sambil nasihatin Sha dengan gayanya)

-END-


READ MORE... POJOK KELAS #Episode 1

Wednesday, July 16, 2025

Friday, June 06, 2025

Wednesday, April 30, 2025

Thursday, April 03, 2025

Sunday, March 30, 2025

Friday, February 28, 2025