Showing posts with label Tulisan. Show all posts
Showing posts with label Tulisan. Show all posts

Monday, August 25, 2025

,

ALASAN NGEBLOG

πŸ‘€ AWAL NGEBLOG

Halo Hola semua ♡

Di kesempatan kali ini, mau cerita tentang bagaimana saya membangun blog  lifahmma.com yang sudah lama menemani perjalanan hidup saya.

Selamat menikmati tulisan ini ♡

Jadi awal punya blog, disponsori oleh tugas pelajaran keterampilan komputer-nya saya saat sekolah menengah kejuruan. Setiap murid ditugaskan untuk membuat, menghias, dan mengisi blog-nya dengan berbagai konten sesuai dengan minatnya masing-masing.

Tampilan awal blog ini tuh nggak ada keren-kerennya. Lebih ke norakπŸ˜‹. Saya akui. Haha. Terlalu ramai dengan elemen-elemen blog yang lumayan buat sakit mata. Tapi seiring berjalannya waktu, setelah satu persatu saya benahi (demi di-approve  tim Adsense LOL), sekarang tampilannya jadi lebih sederhana dan enak dipandang mata pastinya.

Tahu nggak minusnya apa?!

Minusnya yang punya blog masih kekeuh pakai layout gratisan -___- dengan alasan klasik, SAYANG IH UDAH CAPE-CAPE MODIF. Padahal doi tahu semisal pakai template premium kualitas blognya akan lebih upgrade.

Oh iya, selain tampilannya yang nggak banget, tulisan di blognya pun ya cerita sesuka hati dan sudah pasti tanpa kaidah per-Adsense-an πŸ˜…. Curahan hati, cerita pendek, puisi ala-ala, resep masakan, sampai lirik lagu bisa ditemui di blog saya kala itu. Intinya sama sekali nggak terarah mau kemana dan jadi apa.

Apa itu niche? πŸ˜…

πŸ’… KENAPA LIFAHMMA?!

LIFAH adalah panggilan sehari-hari saya sejak kecil dan MM-nya merupakan singkatan dari Multimedia, jurusan saya di sekolah menengah kejuruan. Sedang A-nya adalah kelas yang saya dapat dari tingkat satu sampai saya lulus. Saat itu, jurusan Multimedia dibagi menjadi dua kelas, yaitu kelas A dan kelas B.

Sebelum rebranding menjadi 'lifahmma', nama terakhir blog ini adalah 'monyetmakanpisang'.

Kenapa?!

Karena saya suka monyet dan ya kan personal branding-nya monyet selama ini makan pisang. #apasih

Nggak mau kalah sama monyet (bandingin diri sendiri sama monyet aneh banget, Fah -___-), lifahmma saya pilih untuk personal branding setelah berkali-kali safari username. Kenapa lifahmma?! Jadi, lifahmma adalah bentuk apresiasi saya untuk diri sendiri karena pernah menjadi siswi Multimedia-nya SMK Negeri 1 kota Bekasi. 

For your information (boleh banget dibilang sombong 😁), salah satu dari banyak hal yang paling saya banggakan dalam hidup adalah bisa masuk salah satu sekolah kejuruan negeri favorit di Bekasi (yang katanya terkenal susah seleksinya) jalur tes murni dan sudah pasti tanpa orang dalam. Murni hasil usaha sendiri juga pengorbanan ibuk yang bolak-balik urus ini dan itunya. Too Much Information-nya, saya sama sekali nggak tahu didaftarkan di SMK Negeri 1, tetiba saja sudah ada formulir pendaftaran di atas meja ruang tamu saat pulang sekolah.

πŸ‚ ALASAN NGEBLOG

🌱 Media Bertumbuh

Menulis blog jadi salah satu media saya bertumbuh. Proses seorang Lifah menerima, memeluk, dan mencintai dirinya. Dengan menulis, saya dapat mengekspresikan pandangan, ide, dan persepsi tentang kehidupan dan dunia yang begitu luas.

Dari menulis, saya juga belajar cara mengelola emosi. Bukan hanya emosi saat dikelilingi amarah, namun saat perasaan bahagia datang berlebih pun ada baiknya untuk dikelola. Mengelola emosi adalah cara terbaik untuk meminimalisir perasaan menyesal terhadap diri sendiri maupun orang lain.

Mulai rajin menulis saat sekolah di Madrasah Tsanawiyah depan gang. Awalnya hanya curhatan gadis kecil baru lulus SD yang meluapkan rasa kecewa dan kesalnya karena nggak keterima di SMP Negeri dambaannya. Lama-lama coba buat cerita pendek dan puisi di buku tulis bersampul coklat yang akhirnya diloakin ibuk -___-. Karena ternyata seru berlanjutlah hobi menulis sampai akhirnya punya blog ini. 

Dari waktu ke waktu, setelah menekuni dunia blog, terus berusaha untuk tidak melampiaskan setiap amarah lewat suara. Tenang dulu. Tarik nafas panjang hembuskan. Menjauh dari sumber marahnya. Kalau sudah reda buka notes handphone, ketik. Diamkan sehari dua hari (kalau lagi mager bisa berbulan-bulan). Baca ulang. Kalau serasa pantas dipublikasi lanjut pindah ke blog. Kalau nggak ya berakhir di notes aja. *Seringnya berakhir di notes karena merasa duh sepertinya oversharing. Nggak usahlah nggak usah.

Bisa dibilang tulisan di blog saat ini pun isinya masih rupa-rupa hidup saya. Bedanya sudah dikemas rapih dengan tata bahasa yang lebih santun ketimbang blog saya kala itu. Namanya juga proses bertumbuh ya, mesti ada fase nggak bangetnya.

πŸ‘£ Rekam Jejak

Menulis blog jadi salah satu cara saya untuk membangun jejak kehidupan versi digital. Dengan harapan saat lanjut usia nanti, tulisan-tulisan ini bisa saya baca kembali untuk mengingat sebuah cerita. Keresahan-keresahan yang pernah dialami, tempat-tempat yang pernah didatangi, manusia-manusia yang pernah terhubung, drama hidup yang pernah dilalui, sampai semua tentang K-Pop yang menemani hari-hari seorang Lifah.

Selain untuk diri sendiri, blog ini pun saya dedikasikan untuk keluarga di masa yang akan datang. Especially untuk anak-anak dan mas suamikπŸ˜‰. Saya akan usahakan kelak ada nama mereka yang meramaikan blog ini. Mereka yang akan jadi bagian dari cerita yang saya tulis atau ya siapa tahu bisa collab sama mas suamik. Macam mba Annisast dan mas JG 😁.

Hai,  mas suamik dan anak-anakku tersayang, selamat menikmati tulisan-tulisan di blog ini ya. Setelah membaca, jangan lupa meninggalkan jejak di kolom komentar. Dari Lifah yang mencintai kalian πŸ’‹.

πŸ‘©πŸ»‍πŸ’» Mengasah Kemampuan Menulis

Salah satu mimpi saya di dunia blog adalah menjadi blogger yang tulisan-tulisannya bukan hanya bermanfaat untuk diri sendiri, melainkan untuk orang lain juga. 

Untuk mewujudkan mimpi itu, mengasah kemampuan menulis adalah kunci. Menurut saya menulis nggak hanya menuangkan pikiran lewat tulisan saja, tapi ada seni yang harus dipelajari. Seperti seni mendengarkan orang lain, menikmati bahasa tulisan orang lain, menemukan bahasa yang baik dan mudah diterima, menikmati setiap moment dalam hidup, belajar menerima diri sendiri in every single time. Satu lagi, hal yang lagi diusahakan dua tahun belakangan untuk melatih kemampuan menulis saya adalah menulis jurnal harian.

πŸͺ„ Menghasilkan Uang

Sejak beberapa tahun ke belakang, mulai  serius masuk ke dunia digital yang makin ke sini makin mudah diaksesnya. Memberdayakan diri setelah pulang mengajar kata saya mah. Belajar ini dan itu. Blogging, Canva, dan Microstock. Untuk blog, sudah on the way jadi jadi passive income-nya saya setelah beberapa waktu lalu adsense nge-approve blog ini. Meskipun lewat belasan kali penolakan haha. Nyesek sih tapi yaudahlah ya namanya hidup. Intinya terima kasih pakai haru untuk tim Adsense.

Meski belum pernah dapat transferan Adsense pasca approve (sengaja atur minimal transfer sejumlah tiket umrah) atau dapat tawaran iklan produk, saya yakin blog ini, suatu hari nanti, bisa jadi passive income. Bisa menghasilkan uang untuk seorang Lifah yang jungkir balik benahi blog. Doakan ya siapa tahu bisa beli rumah dari penghasilan blog atau minimal piano duduklahπŸ˜….

Intinya yang selalu saya tanamkan dalam diri ketika menulis, pertama harus konsisten (susah banget tsay), kedua percaya diri, dan terakhir pastinya jujur dalam menulis. Saya percaya, uang akan datang ketika saya berada sesuai jalur.

Sampai jumpa ditulisan berikutnya... πŸ‘‹πŸ»

READ MORE... ALASAN NGEBLOG

Wednesday, January 01, 2025

, , ,

WHAT'S IN MY BAG

Halo Hola semua
Bagaimana hari pertama untuk 2025nya?
Semoga full senyum ya ♡
Finally...punya tulisan What's in My Bag, duh. Tulisan yang lagi-lagi disponsori oleh ibu Daturembulan yang sudah buat versi videonya. So, what's in Lifah's bag?

Tim pakai backpack untuk kerja sini kumpul 🀸🏻
Yups, saya tim pakai backpack untuk kerja ketimbang handbag. Alasannya standar kebanyakan orang, butuh bawa banyak barang. Meskipun tim backpack, masih sesekali pakai handbag juga kok. Semisal lagi ada janjian dengan teman sepulang kerja, atau lagi nggak butuh pakai laptop, atau sekedar malas gemblok backpack.

Pernah banget dua atau tiga kali ada teman yang nyeletuk kalau saya tuh si paling kantong doraemon saking seringnya pakai backpack. Katanya doi, kalau kasur bisa masuk dalam tas pasti dibawa Lifah. *nggak gitu juga konsepnya haha.

Yuk, intip items apa saja yang ada dalam tas backpack kerjanya seorang Lifah. 

THE BAG?
Saya punya tiga tas backpack untuk daily working. Rebook, Eiger dan Merche'. Jadi, setiap tas punya jadwalnya masing-masing untuk dipakai. Karena hari ini tanggal merah dan nggak mungkin saya kerja, jadi tas yang saya review adalah tas Eiger yang dua hari lalu saya pakai. 

Tas Rebook saya beli sekitar awal tahun 2022 lalu dan sampai saat ini masih dipakai. Untuk Eiger, saya dapat sebagai hadiah tambah usia bulan Oktober tahun lalu. Dari siapa? Rahasia dong! Padahal siapa peduli juga :D. Sementara tas Merche', saya beli awal tahun 2024 karena nggak sengaja lihat mba-mba di jalan yang pakai brand itu. Kok kece. Akhirnya checkout toko oren. Saking jatuh cintanya dengan brand Merche', sampai punya koleksi dua mini handbag dan satu handbag besarnya juga (untuk ibuk). 

Lucunya, sampai saat ini masih sering ketemu dengan mba-mba yang buat saya pakai Merche'. Mungkin karena rumah dan tempat kerja kami satu arah haha. Intinya, terima kasih pakai haru ya mba meski nggak kenal.

Oh iya, belakangan ini pun ternyata banyak yang pakai brand Merch' ya. Seminggu ini tiga atau empat kali lihat tas Merch' dengan berbagai model. Di jalanan menuju tempat kerja, di klinik estetik langganan, sampai di rumah makan Padang perumnas satu πŸ˜‹. 

WHAT'S ITEMS?

🏷 LAPTOP
Meskipun di tempat kerja ada fasilitas komputer untuk keperluan nugas, selalu pilih bawa dan pakai laptop sendiri. Laptop yang sudah membersamai saya dua belas tahun lamanya dan jadi barang termahal pertama yang saya beli dari hasil kerja sendiri. Definisi bangga ke diri sendiri LOL. Kalau ditanya kenapa bawa laptop meski di tempat kerja sudah difasilitasi, jawabannya demi kenyamanan diri dan merasa lebih secure aja.

🏷 PENCIL CASE
Duo combo yang selalu ada dalam backpack kerja. Keduanya saya beli di Nice So, toko kelontong yang jual rupa-rupa produk rumah tangga dengan harga ekonomis tapi kualitas oke.

Pencil case, isinya standar kotak pensil. Dua pensil mekanik beserta isi pensilnya, satu penghapus, tiga bolpoin beda warna (hitam, biru, merah), tipe-x, mini penggaris, mini kalkulator, mini cutter, dan pensil raut yang nggak ada rautannya. Dan semua isi pencilcase saya beli di toko buku dekat lampu merah Perumnas satu nggak jauh dari tempat kerja.

🏷 DOMPET, MININOTES, BINDER UANG
I Love my wallet. My first Charles and Keith brand ♡. Setelah dua belas tahun hanya jadi wishlistnya saya, akhirnya punya versi walletnya yang saya beli dua tahun lalu.

Tim tetap pegang cash di era gempuran transaksi cashless mana suaranya.......?!

Merasa aman aja kalau ada uang cash dalam dompet (meski nggak banyak) saat bepergian. Untuk jaga-jaga semisal nggak bisa cashless saat transaksi, atau jaringan internet jelek, atau ya kemungkinan lainnya. Selain uang cash, ada juga berbagai jenis kartu dalam dompet yang isinya lagi-lagi standar kartu dalam dompet haha. Kartu identitas, ATM, e-money, dan shopping card. Kecuali struk transaksi. Untuk saya BIG NO simpan struk dalam dompet.

Mininotes, biasa saya gunakan untuk reminder hal penting di tempat kerja dan to do list harian yang sudah dibuat setelah selesai jurnal malam.

🏷  TWO POUCH
Pertama, responsibility pouch // Isinya flashdisk, hardisk, earphone, mouse, kunci motor, sampai kabel charger untuk handphone dan smartwatch. Dilabeli responsibilty pouch karena isinya barang-barang penting yang semuanya saya beli dari hasil nyelengin jatah jajan harian, yang kalau hilang (amit-amit) nangisnya bakal seharian dan nyeselnya bisa sepanjang waktu.

Kedua, skincare pouch // karena punya kulit yang oily, sensitif, dan berjerawat jadi prefer bawa pouch skincare ketimbang pouch makeup. Dua sunscreen, facial wash, totol jerawat, mosturizer, lip balm jadi item wajib dalam pouch. Sementara kit make up-nya hanya loose powder (nggak ke foto), liptin, dan maskara. Plus inhaler πŸ˜‹.

🏷 PARFUME
Punya satu wangi parfume yang sudah satu dasawarsa menemani hari-hari kerja. Yups, Selena Gomez. Parfume yang nggak punya merk dan belinya di toko bibit parfume depan gang. Awalnya beli di dekat tempat kerja tapi karena tokonya pindah, akhirnya beralih ke toko parfume depan gang (sebelah). Harganya lebih ramah di kantong pun wanginya lebih oke dan tahan lama. For your information, saya adalah penggemar Selena Gomez sejak menjadi siswa putih abu-abu.

Selain parfume yang beli di depan gang, dua parfume yang sering saya bawa di backpack kerja adalah Thousand Wish milik body bath works dan Elea project kolaborasinya HMNS dengan mba Tsana penulis muda berbakat pemilik akun instagram rintiksedu.

🏷 MUKENA
Set mukena parasut yang sudah include sajadah mininya. Bahan parasut tuh oke banget untuk keseharian dan travelling pastinya. Hemat space, ringan, nggak perlu disetrika (si paling malas setrika), dan yang pasti harga ekonomis. Jadi, semisal hilang nyesek dan patah hatinya masih bisa diatasi dengan es krim hula-hula kacang hijau. Apapun masalahnya hula-hula kacang hijau ya bukan solusinya. Memang lagi mau makan ice cream aja  -_____-. 

Selain mukena, ada juga gunting kuku. Oleh-oleh dari teman yang tahun lalu plesiran ke negeri tetangga.

🏷 TUMBLER
Demi menghemat budget pengeluaran harian, bawa tumblr jadi solusi terbaiknya. Jatah jajan air mineral bisa ditabung untuk wishlist tahunan atau Idul Fitri atau Idul Adha-nya saya. 5000-10.000 rupiah semisal rutin dalam setahun bisa jadi jutaan rupiah kan lumayan ya?! :D

Sengaja bawa mini tumblr supaya bisa bolak-balik refill demi terpenuhinya 10.000 langkah dalam sehari. Karena ruangan kerja ada di lantai dua sementara dapur letaknya di lantai satu, jadi kalau tumblr kosong dan mau refill ya mesti naik turun tangga haha. Definisi sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Tumblr terisi pun langkah terpenuhi.

🏷 TISU, MASKER, & HAND SANITIZER
Wet and dry tissue, hand sanitizer, dan masker jadi item wajib yang harus ada dalam tas. Entah pakai handbag atau backpack. Kebersihan is number one, rite?. Nah, untuk menghemat space terutama saat pakai handbag, wet tissue, dry tissue, dan hand sanitizer selalu bawa versi travel size.

🏷 VITAMIN
Covid dan punya kulit acne prone, jadi alasan saya selalu mengusahakan untuk konsumsi vitamin dan suplemen setiap hari. Mulai dari vitamin D+ include K2, probiotik, zinc, astaxhantin, sampai tablet tambah darah. Please konsultasi dokter ya sebelum konsumsi vitamin atau suplemen apapun karena kebutuhan setiap orang berbeda. Untuk menghemat space, vitamin dan suplemen harian untuk dikonsumsi biasa saya bawa dalam satu kotak kecil yang bersekat. Salah satu best buy-nya saya tahun 2024.

🏷 KACAMATA
Karena saya slinder berat, kaca mata jadi item wajib yang selalu ada dalam tas kerja. Meskipun nggak dipakai setiap saat (bandel banget si Lifah -____-), percayalah saya selalu pakai kaca mata saat depan laptop atau dalam kelas.

And that's what's in my bag.  I hope you enjoyed a little peek into my bag. Sampai jumpa ditulisan seorang LIFAH berikutnya ♡.

READ MORE... WHAT'S IN MY BAG

Thursday, October 17, 2024

, ,

DOH KYUNG SOO THIRD MINI ALBUM "BLOSSOM"


Halo Hola semua, kembali lagi bersama saya, Lifah manusia  mageran yang suka nulis. Kali ini mau nulis tentang bias saya di per-Kpop-an, bias saya di EXO,  Doh Kyung Soo yang merilis mini album ketiganya. Iyeay la la la. Iyeay la la la. 

Ada yang spesial dari mini albumnya Doh Kyung Soo kali ini karena dirilis pasca doi hengkang dari agensi pink, yups SM Entertaiment. Agensi yang sudah menaungi dirinya sejak debut sebagai member EXO.

So, selamat menikmati tulisan ini ya ♡

Niat awalnya mau posting telat maksimal ya dua atau tiga mingguan after mini albumnya rilis karena mau ikutin semua kegiatan selama promosi dan mau lihat gebrakan apa yang dibuat seorang Doh Kyung Soo. Malah bablas -__- berbulan-bulan. Sibuk apa sih, Fah?!

BLOSSOM, jadi mini album ketiga Doh Kyung Soo (D.O. EXO) yang rilis pada 7 Mei lalu, yeay. Bahagianya ada, harunya ada, bangganya ada, dan yang pasti dag dig dug-nya juga ada. Gimana nggak mix feeling gitu, wong ini jadi first time-nya Company Soo Soo bekerja untuk mini album seorang Doh Kyung Soo.

Jujur, ada banget shick shack shock-nya saat Kyung Soo ngumumin kalau dia nggak perpanjang kontraknya dengan SM Entertaiment (untuk aktivitas solonya) tapi masih menjadi bagian dari member EXO. Saya kira hanya Chen, Baekhyun, dan Xiumin (as known as CBX) yang nggak akan perpanjangan kontrak setelah huru-hara yang terjadi dengan SM haha. Plot twist-nya malah Kyung Soo yang lebih dulu out SM dan setelahnya baru menyusul trio CBX. *Ah "Molla". Saya pribadi sebagai fans, nggak masalah yang penting semua member EXO bahagia. 

Eh tapi serius nanya deh "Kyung Soo jadi yang pertama umumin out SM  karena kontraknya lebih dulu habis ketimbang trio CBX nggak sih?!

*boleh dijawab via komen. Please ketik dengan bahasa yang santun ya...

Kabar baiknya, Kyung Soo memilih nggak gabung ke agensi manapun namun memutuskan mendirikan agensinya sendiri. Yups, Company Soo Soo *cute sekali nama agensinya haha. Pun dengan Baekhyun yang memutuskan mendirikan INB100 dan membawa serta Chen juga Xiumin untuk bergabung di bawah naungan agensinya itu. Intinya trio CBX aman terkendali. Meski beberapa waktu lalu INB100 punya sedikit drama (lanjutan) dengan SM Entertaiment terkait MC Mong, tapi nggak apa-apa percaya aja pasti dikasih jalan keluar dan yang terpenting Baekhyun yang punya INB100 πŸ˜…. Hwaiting untuk Company Soo Soo, INB100, dan yang pasti SM Entertaiment si paling love-hate relationship πŸ§˜πŸ». Yuk rangkulan yuk kan mau OT 9 after Kai dan Sehun selesai wajib militer.

Project pertama Kyung Soo bersama selfagency-nya, Company Soo Soo bisa dibilang sukses dan no drama. Lagunya bagus-bagus dan sudah pasti Kyung Soo style. Konsep music video-nya juarak, dan yang pasti promosinya nggak pelit sama sekali.

Haaay SM Entertaiment, mini album satu dan duanya Kyung Soo kenapa minim promosi ya?!!! πŸ˜‹ *Bertanya dengan nada lemah lembut.

Di mini album BLOSSOM-nya kali ini, ada enam tracklist yang bisa dinikmati. Pertama, Popcorn yang jadi lagu pra rilis albumnya. Kedua, Mars sebagai title track-nya, diikuti My Dear, Simple Joy, Good Night, dan About Time sebagai side track-nya.

♫ Popcorn
Popcorn konsepnya tuh Kyung Soo banget. Dalam hati sempat mikir "Oh begitu ya kalau seorang Doh Kyung Soo fallin in love with someone haha. Ternyata Kyung Soo juga manusia biasa yang kalau jatuh cinta ada nggak waras-warasnya πŸ˜….
*Jadi penasaran, wanita mana yang beruntung meluluhkan hati seorang Kyung SooπŸ˜…

Setelah diputar berulang-ulang music video-nya, ada part dance Kyungsoo di depan lift yang mengingatkan saya dengan adegan Hwan Dong (peran Kyungsoo dalam webdrama Postive Behavior) saat proposal filmnya lolos untuk didanai kampus. Ekspresi dan gerakannya serupa meskipun bukan yang plek ketiplek sama ya ha ha ha.
*Buat yang penasaran boleh banget nonton web dramanya ya.

♫ Mars
Sejatuh cinta itu dengan music video lagu Mars. Cute-nya ada. Nature-nya ada. Musim seminya ada. Delulunya juga nggak ketinggalan (padahal doi anti delulu pakai banget haha). Liriknya easy listening dan soft gitu. But now im stuck on Mars jadi lirik yang paling terngiang-ngiang di kepala.

Cerita music video berdasarkan kacamata seorang Lifah, Lets goooo.

Jadi, ada pria yang tinggal di Mars sedang jatuh cinta mau kasih pesan kalau doi rindu pada kekasihnya yang tinggal jauh di planet lain (ceritanya LDR-an). Venus. Jadi doi ngide buat tulisan "I miss you" untuk yojachingu-nya itu dengan untaian bunga yang dipetik dari kebun belakang rumahnya. Selesai petik bunga, doi dengan sepeda ontelnya membawa bunga-bunga yang satu kebun itu πŸ˜… ke sebuah tempat untuk dirangkai menjadi sebuah pesan. Setelah itu .. *buat yang penasaran cerita selanjutnya, dahlah nonton aja di official youtube-nya Company Soo Soo.

♫ About Time
Pertama kali dengar About Time tanpa tahu arti dari setiap liriknya dengan bermodalkan suara Kyung Soo dan melodinya aja udah juarak di hati haha.

Dan setelah cari tahu lirik Indonesianya, ternyata maknanya lebih dalam dari yang saya kira. Tentang ia yang menyesal karena menyia-nyiakan seseorang yang sangat berharga dalam hidupnya. Yups, kekasihnya. Saat sudah nggak bersama, ia menyadari bahwa kekasihnya begitu terluka dan merasa kesepian saat menjalani hubungan dengannya. Padahal ia tahu betul bahwa sang kekasih selalu ada untuknya dan melindunginya di setiap saat. Akhirnya menyesal, meminta maaf, dan berharap bisa memperbaiki hubungannya dengan sang kekasih. *Menyesal memang datangnya belakangan bang, kalau datangnya di awal namanya pendaftaran πŸ˜….

♫ Simple Joy
Melodinya sederhana dan hangat didengar. Simple Joy adalah lagu tentang bagaimana seseorang mulai menyadari dan menemukan hal-hal kecil yang membuat hidupnya lebih bahagia. Bagaimana momen-momen sederhana bersama orang-orang tercinta jadi hal yang patut dihargai dan disyukuri setiap waktu.

Secara nggak langsung Simple Joy juga mengajak pendengarnya untuk memandang dunia dengan lebih positif, menghargai setiap momen yang dijalani, dan percaya pada diri sendiri bahwa kamu mampu menciptakan bahagiamu. *jleb

♫ My Dear
Lagu terfavoritnya saya di mini album BLOSSOM kali ini. Selalu takjub dengan suara Kyung Soo yang diiringi petikan gitar. Kombinasi yang apik sih menurut saya. Nggak salah kalau Kyung Soo jadi  main vocalis-nya EXO bersama Baekhyun dan Chen pastinya.

My Dear sendiri bercerita tentang perasaan cinta seseorang yang menunggu pujaan hati yang sudah lama ia dambakan datang padanya. Ia berjanji akan selalu ada di sisinya, memberikan seluruh waktunya, melindunginya, dan memastikan bahwa jika dengannya akan lebih banyak tawa yang datang. 

Part tercantik dari lagu My Dear adalah "Aku akan menjadi satu-satunya untukmu."

*TERBANG liriknya sweet sekali

Nggak kalah dari My Dear, Kyung Soo juga punya single dengan gitar akustik yang mengiringi dan lirik indah (bukan tentang cinta) yang doi tulis juga komposerin sendiri. Lagu ini juga khusus Kyung Soo persembahkan sebelum doi berangkat wajib militer. Judulnya That's Okay. Untuk kalian yang belum pernah dengar Kyung Soo nyanyi lagu That's Okay, pelase buka youtube SM Entertaiment sekarang juga. 

♫ Good Night
Mari meromantisasi hidup sebelum tidur dengan mendengarkan suara indah seorang Doh Kyung Soo. Main vocalis EXO yang serba bisa.

Yups, Good Night jadi lagu yang doi persembahkan untuk siapapun yang selalu mengkhawatirkan hari esok. Lewat lagu Good Night, Kyung Soo mengajak pendengarnya untuk berhenti mencemaskan hari esok yang belum diketahui dan jangan lupa untuk menyayangi diri sendiri. Percaya saja kalau hari esok pasti bisa dilewati seperti hari-hari sebelumnya.

Katanya Kyung Soo, "Selamat tidur. Jangan lupa sayangi dirimu sendiri."

PROMOSI ALBUM
Juarak deh sama promosi mini album kali ini. Meski nggak tampil di acara musik, tapi Kyung Soo datang ke beberapa program televisi, wawancara majalah, bahkan join live youtube juga.

Pertama, The Seasonnya ZICO. Kedua, The Pallet-nya mba IU. Ketiga, yang paling nggak terpikirkan adalah join live youtube-nya Na PD πŸ˜‚. Keempat, wawancara esklusif bersama Harper Bazaar, Dan yang terakhir adalah jadi guest-star konsernya mas Crush. Yuk, kita bahas satu persatu.

THE SEASON
The Season adalah acara musik yang pandu oleh Zico, salah satu teman Kyung Soo di luar member EXO dan Hyung Squad. Mereka berdua pernah tergabung dalam project variety show yang berjudul No Math School Trip. 

Di acara The Season, Kyung Soo nge-cover lagu Perfect by Ed Sheeran. Tepuk tangan paling meriah untuk adlibs Kyung Soo. Dahlah juarak. Selain cover lagu, ada juga live performance untuk Popcorn dan Mars versi band. Di segmen terakhir, Kyung Soo juga duet bareng Zico bawain lagu SPOT milik Zico (feat Jennie Blackpink). Nah, di lagu SPOT Kyung Soo ambil part-nya mba Jennie in your area.

IU'S PALLET
Sejujurnya, IU's Pallete adalah acara yang paling saya tunggu-tunggu. Saat pertama kali tahu kalau seorang Doh Kyung Soo akan jadi guest-nya IU's Pallete, tetiba aja histeris sendiri Haha. Karena sedari dulu selalu berharap Kyung Soo dan IU satu frame, ada interaksi, dan ya kalau bisa satu project (apa pun itu). Dan akhirnya di 2024 terealisasilah harapan seorang Kpop stan modal kuota ini.

Di acara IU's Pallete untuk episode ke-25, Kyung Soo bawain lagu Mars dengan new arransemen by IU's Pallete band dan duet untuk lagu "Love All Win" milik IU dan "I Do" milik Kyung Soo. Harmonisasi mereka tuh oke banget.

Selain duet bareng, Kyung Soo dan IU juga ngobrol tentang banyak hal. Mulai dari bahas mini album "Blossom", cari nama untuk fanbase-nya Kyung Soo, ngomongin kimchi daun bawang yang berakhir Kyung Soo minta maaf pada IU πŸ˜‚, sampai bahas ramyeon yang Kyung Soo harap jadi makanan sehat yang bisa dimakan in every single day. *terngakak

Dan tara....iseng bacain kolom komentar, ternyata banyak yang kasih komentar positif untuk mereka berdua. Mulai dari pujian untuk harmonisasi suara Kyung Soo dan IU, sampai banyak yang berharap (termasuk saya) suatu hari nanti mereka punya satu project bareng. Entah rilis lagu duet, main drama or movie bareng. Yuk, kita tunggu kabar baik dari main vocalis-nya EXO dan solois baik hati IU πŸ˜‹. 

For your information, IU adalah solois wanita pertama yang saya jadikan bias. Mulai ngebiasin IU saat beliau berperan sebagai pilsuk di drama Dream High season satu.

LIVE YOUTUBE
Gebrakan baru seorang Doh Kyung Soo πŸ˜‚ nggak sih?! Bisa-bisanya doi join live youtube-nya Na PD. Coba siapa yang ekspek?! Haha

Yang bingung siapakah Na PD?!
Jadi, Na PD (Na Yeong Sok) adalah produser variety show-nya  Kyung Soo bersama member hyung Squad (Lee Kwang Soo, Kim Woo Bin dan Kim Ki Bang) berjudul GBRB: Reap What You Sow. Kisah para aktor yang tetiba menjadi petani kocak dan punya lahan di desa untuk bercocok tanam. Untuk yang belum nonton GBRBnya mereka cuslah nonton. Ada 10 episode. Bisa banget langsung kelar sehari. Dijamin ngakak. Kapan lagi lihat Hyung skuad ngetreat Kyung Soo sebayi itu. Kapan lagi lihat Lee Kwang Soo jailin Kyungsoo seniat itu. Dan yang nggak boleh dilewatkan, kapan lagi lihat cowok se-cool Kim Woo Bin, ngebucinin Kyung Soo sebrutal itu di depan kamera dan staff πŸ˜…. 

GUEST KONSER 
Lagi, tetiba aja muncul di solo konsernya Crush, teman duet Kyung Soo saat menghadiri pernikahan Park Shin Hye (lawan main di film  My Annoying Brother) dan Choi Tae Joon (member hyung skuad). For information, di konser Crush, Kyung Soo membawakan lagu Mars dan Popcorn versi band. Lucunya, yang buat Kyung Soo kaget adalah Kyung Soo kira Crush ngechat dia untuk ngajak ketemuan tuh ketemuan makan eh ternyata mau minta tolong untuk jadi special guest di solo konser pertamanya. *ngakak

HARPER'S BAZAAR MAGAZINE
Dalam wawancara eksklusif-nya bersama majalah Harper's Bazar Korea edisi Mei 2024 lalu, Kyung Soo bahas tentang projek film dan drama terbarunya, tipe kepribadiannya yang ENTJ, kisah persahabatannya dengan dua member Hyung Squad, Kim Woo Bin dan Lee Kwang Soo, dan nggak ketinggalan mimpinya saat pensiun nanti yang konsisten mau bertani dan punya lahan di desa *yang ngikutin Kyung Soo sedari dulu pasti paham haha.

Selain jadi guest di beberapa acara dan wawancara majalah, Kyung Soo juga ngadain fanmeeting, fansign online, sampai buka pop up cafe selama promosi album BLOSSOM. Ter-niat dan terkonsep sih menurut saya haha.

Nah, sampai tulisan ini diposting Doh Kyung Soo baru saja menyelesaikan konser encore-nya bertajuk "BLOOM THE FINAL" selama tiga hari, 11-13 Oktober 2024 di Jamsil Indoor Gymnasium, Seoul, Korea Selatan. 

Sampai jumpa tulisan seorang LIFAH berikutnya ♡.
READ MORE... DOH KYUNG SOO THIRD MINI ALBUM "BLOSSOM"

Monday, October 03, 2022

, ,

OKTOBER TOGA

 

Halo hola semua ♡
Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini. Selamat membaca cerita oktober toga ya ♡

Ini ceritaku, seorang pekerja dan mahasiswi yang akhirnya mendapatkan gelar sarjana setelah perjalanan panjang selama empat setengah tahun.

Hari itu adalah hari yang tidak akan pernah aku lupakan. Hari dimana jantungku berdetak lebih cepat dibanding biasanya. Saat langkah kaki menaiki satu persatu tangga lobi kampus menuju ruang fakultas di lantai dua. Ada perasaan campur aduk yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Berisik dan riuh sekali di kepala.

Hari itu, aku menerima sebuah amplop putih dari kampus yang aku pilih setelah melewati semua kecewa yang datang dalam bentuk takdir.

Kampus swasta yang menjadi pilihan satu-satunya setelah memutuskan untuk mengubur mimpiku menjadi mahasiswi di Universitas Negeri yang aku dambakan. Aku menerimanya meski lewat tangis berkali-kali.

Masih di ruang fakultas, pelan-pelan kubuka amplop putih berukuran 7 x 12 cm dengan  tangan yang masih gemetar. Di dalamnya tertulis nama indah pemberian kedua orang tuaku. Lebih tepatnya, nama yang ibuk pilih untuk anak perempuan satu-satunya di keluarga. Satu dari sekian hal indah yang aku miliki sepanjang hidup adalah namaku. Aku menyukainya tanpa tapi.

Sesampainya di parkiran kampus, sebelum amplop putih itu kumasukkan ke dalam tas punggungku, aku menatapnya sekali lagi. Memastikan itu bukan mimpi. Memastikan bahwa benar, aku berhasil melewati badainya, dan aku berhasil bertahan.

Sepanjang jalan pulang, air mata masih terus membasahi pipi. Rasanya masih tidak percaya aku mampu sampai di titik ini. Setelah semua lelah dan tangis yang aku lalui.

Di rumah, ibuk adalah orang pertama yang membuka amplop itu. Matanya penuh binar saat membaca kata demi kata. Bahkan ibuk memberiku selamat dan sebuah pelukan hangat.

Dua minggu sebelum hari kelulusan, aku dengan antusias menyiapkan segalanya. Sendiri dan bersikeras tidak ingin dibantu siapapun. Termasuk ibuk yang beberapa kali memaksa untuk terlibat.

Aku, memesan satu set kebaya merah muda di market place langgananku. Yups, aku tidak salah ketik dan kalian tidak salah baca. Aku memilih warna merah muda. Warna yang bahkan tidak ada dalam list warna favoritku. Selain kebaya, aku juga membeli sepasang wedges hitam di Mall yang lokasinya tidak jauh dari tempatku bekerja. 

Satu minggu sebelum Oktober datang, aku membeli satu gamis tosca untuk ibuk gunakan saat mengantarku ke acara wisuda dan membelikan sepasang sandal dengan sol hitam mengelilingi untuk bapak. Sesuai keinginannya.

Aku memilih MUA lewat rekomendasi teman sepertetanggaanku, Ari. Ari adalah sahabatku sedari kecil. Ia adalah manusia baik hati  yang juga merekomendasikan kampus itu dan membuatku yakin untuk mendaftar.

Dan hari ketiga untuk bulan ke sepuluh pun tiba. Pagi itu, setelah selesai make up, aku diantar oleh adik menuju kampus dengan motor Beat merah yang bahkan sampai hari ini masih menemani hari-hariku. Ini tahun ke empat belas Beat merah karbu itu membersamaiku. Sementara ibuk, bapak, adik, dan kakakku menyusul dengan mobil yang kakak rental dari temannya.

Sepanjang jalan menuju kampus, ingatan di kepala seakan berlari ke arahku bersama semilir angin yang menekan wajah. Ingatan tentang perjalananku menjadi seorang pekerja dan mahasiswi secara bersamaan. Tentang bagaimana aku membagi waktu untuk dua hal yang aku perjuangkan. Pagi untuk bekerja dan sore untuk kuliah. Ingatan tentang bagaimana aku mengatur keuanganku karena memutuskan untuk membiayai hidup dan kuliahku sendiri tanpa bantuan siapapun.

Aku ingat betul titik terendah sebagai seorang mahasiswi adalah hari dimana aku mendebat pembimbingku, mengeluarkan pandanganku,  kemudian memohon untuk tidak mempersulitku menyelesaikan dua bab terakhir skripsiku. Debat kusir yang alot. Aku kalah. Tapi aku menang. Aku kalah karena pada akhirnya harus mengisi KRS (Kartu Rencana Studi) tambahan untuk semester sembilan demi dua bab terakhir skripsiku, Aku menang karena setidaknya aku tidak menangis di hadapan dosen pembimbing satu dan semua karyawan di ruang fakultas. Dan yang terpenting aku menang karena mampu mengontrol setiap kalimat yang keluar dari mulutku saat debat kusir terjadi.

Hari ketiga untuk oktober  2018 akan menjadi bagian dari hidupku yang penuh haru, antusias, harapan, jawaban atas doa-doa yang pernah aku langitkan, serta senyum dan binar indah tatapan ibuk yang ikut menyaksikan dan merayakan pencapaian anak perempuan satu-satunya di keluarga. Di hari itu aku tersadar bahwa toga dan gelar yang aku dapatkan adalah sebuah kemenangan atas semua hal yang sudah aku lalui sepanjang empat setengah tahun.

Akhirnya, aku menjadi sarjana. Meski bukan dari kampus negeri yang aku dambakan, tapi ini sudah lebih dari cukup. Aku menikmati setiap langkah perjalananku. Mengapresiasi setiap keputusan yang aku buat sepanjang empat setengah tahun menjadi seorang mahasiswi.

Mungkin aku tidak secepat langkah manusia lain. Tapi setidaknya aku tetap bergerak dan maju,  aku tetap sampai di garis finishku. Aku tetap bertahan dan tanpa sorotan. Aku menerima dan menjalani takdirku dengan baik. Aku melakukan bagianku dengan setia. Aku menang dari semua putus asa yang datang dan dari semua lelah yang menusuk relung hati.

Prosesnya mungkin panjang, berat, bahkan penuh luka tapi aku tidak sendiri menjalaninya. Ada Allah yang memegangku saat tubuh ini tidak sanggup untuk berdiri atas apa yang sedang aku usahakan, ada doa-doa indah bapak dan ibuk yang selalu memberiku semangat setiap aku ingin menyerah, serta syukur yang dengan tekun kusirami.

Hari ketiga untuk Oktober 2018 adalah hari dimana aku bisa mematahkan setiap kalimat yang pernah dikatakan seseorang bahwa anak bapak dan ibuk tidak akan ada yang mampu meraih gelar sarjananya.

Hidupku yang saat ini aku jalani adalah milikku bukan milik siapapun. Suara riuh itu tidak akan membuatku patah. Tidak ada yang bisa mendikte takdirku. Tidak ada yang bisa menjatuhkanku tanpa seizinku. Akulah yang memegang setiap kendali. Bukan siapapun. 

Dan yang terakhir, meski terlambat, aku ingin berterima kasih untuk manusia-manuaia baik yang tetap bersamaku di titik terendahku sebagai seorang mahasiswi.

🌻Untuk diriku, terima kasih sudah berjuang. Aku mencintaimu lagi dan lagi. Aku menghormatimu dalam bentuk yang paling indah dan hancur. Kamu berhak dan layak atas toga wisuda itu.

🌻 Untuk keluargaku
Dear ibuk, bapak, adik, dan kakakku terima kasih sudah mendukungku sampai akhir. Terima kasih untuk buket bunga dan hadiah yang aku terima di hari wisudaku.

🌻Bang Andriy, teman kelasku di TIF B Sore. Dear bang Andriy, terima kasih sudah membantuku sampai akhir. Terima kasih karena tidak berisik dan tetap sabar menghadapiku. Semoga bang Andriy selalu bahagia dengan keluarga kecilmu ya. Maaf karena tidak menyaksikan akadmu.

🌻Ibu dosen pembimbing dua. Untuk ibu Hafiza, terima kasih karena tidak sekalipun mempersulitku saat bimbingan skripsi. Terima kasih sudah memberiku kesempatan untuk berpendapat, membujuk pembimbing satuku untuk memberikan tanda tangannya agar aku bisa mendaftar sidang di batas akhir pendaftaran akhir tahun. Semoga selalu dalam lindungan Allah Swt.

🌻Mas Adi, teman kelas TIF B Sore. Dear Mas Adi,  terima kasih sudah menjadi jembatan untukku dan staff fakultas berkomunikasi. Terima kasih sudah membantu menghubungi staff fakultas untuk menungguku sampai di kampus untuk mendaftar sidang di hari dan menit-menit akhir waktu pendaftaran sidang. Panjang umur sehat selalu ♡.

🌻 Bapak dosen favoritku.
Pak Adi adalah dosen favoritku selama menjadi mahasiswi yang menjadi pengujiku di ruang sidang skripsi.

Dear pak Adi, terima kasih sudah memberiku jeda untuk menjawab pertanyaan dengan data yang aku kumpulkan. Terima kasih sudah membantuku saat dosen pembimbing satuku menjatuhkanku di ruang sidang.

🌻 Ibuk di tempat kerja
Dear Mama Woro, terima kasih selalu membelikanku makan siang dan camilan camilan enak setiap kali mengantar Woro terapi di sepanjang aku mengerjakan skripsiku. Semoga Allah melapangkan kubur mama Woro ♡.

READ MORE... OKTOBER TOGA

Monday, February 28, 2022

,

CORE MEMORIES PUTIH ABU-ABU(CHALLENGE #3)

Halo hola people,
Tulisan ini disponsori oleh gerbang sekolah semasa putih abu-abu yang tadi siang saya lewati. Setelah melewati gerbang, memori di kepala seakan kembali ke masa putih abu-abu. Cuplikan cerita suka, duka, sampai hal-hal bodoh yang pernah saya lakuin asyik menemani perjalanan pulang saya.

Karena terlalu sayang untuk nggak dishare, akhirnya saya putuskan untuk menulis cerita indah masa putih abu-abu saya di blog ini. Saat tua nanti, semisal sudah mulai pudar memorinya di kepala, blog ini yang akan jadi pengingatnya.

Selamat membaca tulisan ini.. ♡

Saya pernah menjadi salah satu murid SMK Negeri 1 kota Bekasi yang saat itu merupakan rintisan sekolah bertaraf Internasional atau disingkat RSBI. Bersyukurnya kala itu syarat untuk bisa lolos seleksi nggak hanya mematok dari NEM (Nilai Ebtanas Murni) siswa, tapi juga menerapkan beberapa tes (tulis dan wawancara) sebagai tolak ukur penilaian. Jadi, murid yang NEMnya rendah juga punya peluang untuk diterima. Saya adalah satu dari sekian murid yang punya Nem rendah. MasyaAllahnya nilai tes saya bisa menutupinya. Dan itu adalah sebuah kebanggaan untuk saya pribadi dan pastinya untuk ibuk yang rela bolak balik demi anak perempuan satu-satunya lolos seleksi.

Di SMKN 1  bertemulah saya dengan mereka yang sampai saat ini masih punya komunikasi yang baik. Meski jarang ketemunya. Nggak apa-apalah lah ya yang penting tetap gibah di grup whatsapp. *Ups bercanda gibah πŸ˜….

Hai Linda, Ciung, Ipeh, Isty, dan Mitha πŸ’ƒ. Semoga pertemanan kita sampai kapanpun ya ♡.

Yuhuu berikut ini memori indah masa putih abu-abu saya bersama bestie ☝:
πŸ’° BAYAR ANGKOT NGGAK SESUAI TARIF
Abang angkot yang nggak sengaja baca tulisan ini be like,

"Oh jadi dulu kamu yang bayar angkot nggak sesuai tarif terus kabur pas diteriakin. Banyak-banyakin taubat deh!!"

Jadi begini,
Biasanya tarif standar angkot dari depan gang SMK sampai depan stasiun untuk anak sekolah itu 2000 rupiah. Tapi saya dan squad apalah-apalah (nama grup whatsapp) nggak pernah bayar sesuai tarif standar itu.

Rekonstruksi kejadian (lebih tepatnya pengakuan dosa sih ✌). Naik angkotnya lima orang. Dua orang turun di pasar Kranji dan nggak langsung bayar ke abang angkotnya. Dititip ke satu dari tiga temannya yang dapat jatah bayar dan akan turun setelah mereka berdua. Di depan stasiun Kranji.

"Bang sama yang belakang ya!" kata dua orang yang turun di pasar.

Sampai depan stasiun, tiga orang sisanya turun bergantian. Jadi, yang turun paling belakanglah yang dapat jatah bayar ke abang angkot. On repeat aja setiap hari. Kebayang nggak tuh ngomelnya abang angkot pas tahu kalau bayarnya nggak sesuai tarif πŸ˜” .

Abang angkot dalam hati, "gue tandain lu pada".

*Maaf paling serius untuk abang angkot yang udah dirugiin dan dibuat kesal saya dan teman-teman♡.

⌛TELAT DAN DRAMANYA
Resiko sekolah jauh yang mesti dua kali naik angkot untuk sampai di sekolah adalah harus siap untuk telat. *jalanan Bekasi tuh penuh misteri setiap hari haha. 

Dear rapot putih abu-abu,
"Maaf ya kalau banyak "alfa"nya. Setiap hari, Lifah zaman itu selalu on the way ke sekolah sepagi mungkin. Tapi kadang angkotnya ngetem lama atau macet panjang di pasar Kranji. Belum lagi kalau musim hujan tiba. Jalanan banjir plus macet dimana-mana. Karena angkot nggak mampu nerobos banjir, jadi kang angkot pasti akan cari rute lain untuk mengantisipasi angkotnya mogok. Jadi muter jauh. Jadi telat. Akhirnya "alfa".
:(

Yang biasa saya lakuin saat telat?!

Kelas 10
Ya paling pasang muka melas ke guru piket sambil nahan air mata yang hampir jatuh ke pipi. Menunggu gerbang dibuka. Akhirnya dibukain?!
Satu dua kali iya (dibukain) tapi lebih seringnya dipersilakan pulang ke rumah masing-masing. 

Pernah suatu hari telat, gerbang pun ditutup. Saking takutnya kalau di rapot banyak keterangan "alfa", buru-buru SMS ibu wali kelas yang isi pesannya kasih kabar kalau saya sakit. Nulis pesannya masih di depan gerbang sekolah. Pun bunyi notif pesan terkirim ke ibu wali kelas. Yang beberapa menit kemudian sudah dibacanya.

Dan jreng jreng nggak ada angin nggak ada hujan tetiba gerbang dibuka. Semua murid yang telat dipersilakan masuk. Termasuk saya. Begitulah awal mula kebodohan seorang Lifah terjadi.

Sampai di kelas, ternyata pelajaran belum dimulai. Sedikit bersyukur karena punya waktu untuk menenangkan diri. Beberapa menit berlalu, Ibu wali kelas masuk. Mata kami saling bertemu.

"Loh kok masuk? katanya sakit?!" kata ibu wali kelas bingung melihat saya duduk manis di ruangan.

Buru-buru cari alasan untuk pesan sms yang saya kirim di depan gerbang beberapa waktu lalu. Sakit maag-lah yang ada di kepala saat itu. Setelah kata promaag keluar dari mulut, masih gemetar, saya memberanikan diri izin untuk beli obat maag ke kantin.

*cara paling ampuh menghindar dari pertanyaan ibu wali kelas yang sudah pasti menyudutkan saya πŸ˜….

Drama izin beli obat yang disponsori oleh kepanikan saya terkadang masih diungkit oleh member apalah-apalah pun sampai saat ini -___-.

KELAS 11 DAN 12
Udah santai kalau telat dan gerbang ditutup. Nggak ada lagi sesi memelas ke guru piket. Semisal telatnya sendiri ya tinggal back to home. Toh ibuk maklumin selalu. Semisal telatnya bareng Linda, sesekali main ke rumahnya atau ya pulang ke rumah masing-masing.

Saya dan Linda hampir setiap hari naik dan turun angkotnya barengan karena saling tunggu di depan stasiun Kranji. Suatu hari kami telat 10 menit. Awalnya kami masih menunggu di dekat gerbang. Karena nggak ada tanda-tanda untuk dipersilakan masuk oleh guru piket, dengan mandiri memutuskan untuk menyerah. Bukannya pulang ke rumah, kami malah berakhir di warnet yang lokasinya nggak jauh dari sekolah. Saking malasnya pulang.

*tidak untuk ditiru ya guys

πŸ’»MAGANG ANTAR SURAT SAMPAI JAGA WARNET
Biasanya, untuk murid yang bersekolah di SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), ada waktu melakukan prakerin (praktik kerja industri) semacam magang gitu. Kebetulan saya dan teman-teman MMA (Multimedia A) dapat di kelas 2, semester 1, selama 6 bulan. Jadi selama enam bulan itu nggak ada pelajaran karena dipakai untuk prakerin.

Saya menjalani dua kali prakerin. Prakerin pertama di Pemkot Bekasi. Kerjanya tulis surat masuk, surat keluar, beserta nomor suratnya. Tulis SPT dan teman-temannya. Input data ini dan itu di komputer, foto copy dokumen, antar surat ke dinas-dinas, sampai disuruh beliin makan staff (seringnya buibuk) ruangan di warteg belakang Pemkot yang berjejer dari ujung ke ujung. Meskipun jobdesk nggak sesuai dengan jurusan, tapi Alhamdulillah bahagia ♡. 

Salah satu momen yang selalu saya tunggu-tunggu  adalah saat antar surat ke dinas-dinas. Lelah tapi menikmati banget.

Terima kasih orang-orang baik di Pemkot Bekasi. Khususnya staff TU BKD saat itu yang selalu sabar mengajari saya dan anak prakerin lainnya, ibuk-ibuk baik hati yang sering kasih uang jajan, beliin makan warteg sampai KFC jagonya ayam ♥.

Prakerin kedua saya di tempat yang sesuai jurusan untuk keperluan pembuatan laporan. Kebetulan yang punya tempat prekerin mengelola warnet juga. Jadi saya dan anak prakerin lainnya punya shift. Sehari prakerin sehari jadi kang jaga warnet. Meski nggak dapat gaji tapi bahagia banget karena bisa browsing juga ngeyoutube sepuasnya. Plus dapat makan siang gratis setiap hari. Sepanjang saya jaga warnet, banyak film yang udah saya saya tonton. Step Up series salah satunya. Definisi nggak mau rugi. Hiks.

*Terima kasih ibuk baik hati yang selalu masakin makan siang bahkan anter makanannya ke kursi Lifah. Oh iya ibu baik hati itu seorang tuli ♥.

🍴🍼JAJAN BAKSO KUAH DAN ES SUCANG
Jadi, nggak jauh dari gerbang sekolah, tepatnya di sebrang sekolah, di sepanjang jalan ada jajaran pedagang yang mangkal setiap harinya. pedagang bakso kuah, es susu kacang, pop ice, mie bakso dan lain-lain.

Biasanya, jajanan saya dan teman-teman saat pulang sekolah, semisal sangunya masih sisa adalah bakso kuah dan sucang (susu kacang).

Jajanan yang paling dekat dari gerbang sekolah adalah bakso kuah. Gerobak dorong biru yang selalu dinanti murid sekolah. Abang bakso kuah biasanya mulai mangkal pukul 10 pagi. Seringnya saya membeli dengan harga 2000 rupiah.  Tergantung sisa uang di kantong (dulu nggak punya dompet). Setelah abang bakso kuah menuangkan bakso dan kuahnya ke plastik kecil, saya selalu meminta izin menuangkan sambal dan bawang gorengnya sendiri. *tim nggak pakai saus.

Setelah selesai jajan bakso kuah, cukup jalan beberapa langkah, sudah terlihat gerobak putih milik abang susu kacang. Di sanalah pemberhentian kami selanjutnya. Ada dua varian rasa sucang yang dijual. Kacang kedelai dan kacang hijau. Saya sendiri lebih sering beli yang susu kacang kedelai.

Beli bakso kuah seharga 2000 rupiah tapi minta kuah dan bawang gorengnya sesuka hati. Beli sucang seharga 1000 rupiah tapi minta es batunya nggak tahu diri. Iya itu saya dan teman-teman. 😏

Sepanjang jalan menuju naik angkot, tangan kanan sibuk dengan susu kedelai, sementara tangan kiri sibuk dengan bakso kuah.

🎬SEWA DVD DAN NONTON BARENG DI RUMAH IPEH
Rumah Ipeh, tempat yang paling sering  saya dan member apalah-apalah singgahi. Alasan adalah letak rumah Ipeh strategis. Nggak jauh dari titik turun angkot yang otomatis nggak perlu jalan jauh untuk sampai ke rumahnya.

Sabtu adalah hari dimana kami sering melipir ke rumah Ipeh. Untuk sekedar menonton film atau mengerjakan tugas. Kenapa Sabtu?!

Di hari Sabtu hanya ada satu pelajaran yaitu PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup) yang lama belajarnya sekitar 45 menit. Jadi, untuk mengisi waktu luang sampai jam standar pulang sekolah tiba, rumah Ipeh-lah pilihannya.

Sebelum menonton film, ada yang bertugas menyewa DVD. Biasanya Linda, si paling sering bawa motor ke sekolah. Nama tempat penyewaan DVDnya adalah Video 8. Lokasinya nggak jauh dari pasar Kranji dan rumah Ipeh pastinya.

Film yang pernah kami tonton di rumah Ipeh 》 High School Musical, Camp Rock, dan Angels and Demons dan lain-lain. Masih banyak tapi lupa -____-.

Oh iya, setiap main ke rumah Ipeh, mamahnya selalu baik banget ke kami. Nggak pernah nggak dikasih makanan. Sering banget dibuatin Jus jambu biji. Terima kasih mama Ipeh♥

*TMI
Kata kebanyakan orang, masa putih abu-abu adalah masa yang paling indah untuk anak sekolah. Tapi untuk saya pribadi masa paling indah sepanjang jadi anak sekolah adalah saat jadi murid Madrasah Tsanawiyah depang gang.
READ MORE... CORE MEMORIES PUTIH ABU-ABU(CHALLENGE #3)

Monday, January 31, 2022

, ,

MENYESAL SERIBU RUPIAH

Iya penyesalan memang selalu datang di akhir. Kalau datangnya di awal namanya pendaftaran. 
Sering banget dengar celetukan seperti itu. Haha

Ada banyak kemungkinan yang akan dilakukan seseorang setelah menyadari bahwa dia telah berbuat salah ke orang lain. Menyesal kemudian meminta maaf, dan  berusaha untuk tidak mengulanginya. Atau menyesal kemudian meminta maaf, dan tetap mengulanginya. Atau tidak menyesal, tidak meminta maaf, dan tetap mengulanginya.

*masih ada kemungkinan lainnya nggak sih?!

Perkara seribu rupiah LIFAH pernah marah ke ibuk tapi ngengsi untuk minta maaf dan pada akhirnya mendatangkan perasaan menyesal untuk waktu yang cukup lama.

LIFAH jaman putih abu-abu, selalu punya sumbu sabar yang panjang untuk orang lain tapi TIDAK untuk keluarga di rumah.

*Definisi jago kandangnya LIFAH.

Yups, LIFAH jaman putih abu-abu pernah beberapa kali banting pintu perkara sangu sekolah yang diberikan ibuk kurang 2000 atau 1000 rupiah. Lebih seringnya 1000 rupiah.

Biasanya, drama banting pintu terjadi saat bapak belum gajian sementara uang gaji bapak bulan lalu yang dikelola ibuk sudah menipis. Jadi pengeluaran apa yang bisa dipangkas ya dipangkas. Dan seringnya sangu anak-anaklah yang dipangkas ibuk.

Maksud ibuk sih baik ya berhemat sampai tiba waktunya bapak terima gaji. Supaya nggak pinjam sana sini. Nggak ngerepotin tetangga atau keluarga. Tapi mungkin LIFAH jaman itu belum berpikir jauh sampai sana. Selalu beranggapan ibuk tuh nggak adil. Selalu menomorsatukan kakak. Karena selalu sangu saya yang dipangkas.

"Padahalkan bisa sangunya kakak aja yang dikurangi. LIFAHnya nggak usah. LIFAH naik angkot jaraknya jauh. Sementara kakak naik motor, jaraknya dekat, sangunya besar, dan bensin udah di fulltank-in ibuk." gerutu saya kesal sambil keluar rumah banting pintu belakang.

Banting pintunya sih nggak terlalu keras sampai bisa buat tetangga keluar rumah untuk mastiin apa yang terjadi. Tapi ya pasti ibuk pahamlah suara pintu yang ditutup anaknya pas lagi marah dan NGGAK lagi marah πŸ˜‚. #naluriseorangibuk

*tidak untuk ditiru yaaaa

Biasanya perasaan marah ke ibuk akan mereda saat sudah di angkot. Duduk di paling pojok kursi penumpang. Mengarahkan padangan ke kaca jendela yang terbuka. Merenungi perbuatan. Di situlah rasa bersalah dan penyesalan datang.

"Marah boleh, fah! Tapi nggak perlu banting pintu."

Dan sampainya di sekolah perasaan menyesal tetiba saja hilang ditelan bumi. 

(Jam pulang sekolah)
Dalam perjalanan pulang ke rumah, perasaan menyesal datang kembali. Memenuhi ruang kepala. Menenggelamkan perasaan marah yang masih tersisa. Akhirnya mencoba meyakinkan diri untuk minta maaf ke ibuk. Lagi-lagi di kursi paling pojok angko K-10.

Ekspetasi emang seringnya nggak sesuai realita ya. Sampai di rumah jangankan minta maaf, nyapa ibuk aja gengsi. Seringnya selalu ibuk yang mulai percakapan lebih dulu. Tapi setidaknya saya nggak pernah lupa untuk salam dan cium tangan ibuk.

Ibuk: "Tadi nggak macet kan mba?!" (dalam judul memastikan anaknya jajan)

Me: "Nggak" 

-END-

Bersyukur, drama seribu rupiah hanya berlangsung beberapa bulan karena setelah itu gajian bapak sudah on time kembali. Ibu di rumah juga punya kesibukan yang bisa bantu pemasukan keluarga. Dan LIFAH punya uang jajan tambahan dari budhe tetangga yang setiap malam ditemani LIFAH.

*kapan-kapan (semoga nggak malas) mau nulis tentang budhe tetangga baik hati #bertemuorangbaik

Selain drama seribu rupiah, hal yang selalu membuat emosi jiwa LIFAH putih abu-abu adalah mondar-mandirnya orang rumah pas LIFAH lagi nyapu atau ngepel.

Biasanya kalau bapak atau ibu lebih ke nggak sengaja gitu lewat. Nggak tahu kalau saya lagi ngepel. Setelah itu  merekanya minta maaf.

-happy ending-

Kalau adik atau kakak ya jangan ditanya. Seringnya malah sengaja mondar-mandir biar sayanya marah.

"Duh tahu nggak sih gue cape baru pulang?!! Bisa nggak mondar-mandir nggak sih?!!" kata saya sambil banting pel-pelan. πŸ˜‘πŸ”₯

*sementara yang mondar-mandir mukanya lempeng aja.

Herannya, drama mondar-mandir orang rumah  sampai sekarang masih sering terjadi -_____-. Sekarang sih seringnya si kakak. Tapi karena LIFAH versi saat ini sudah jago kontrol emosinya (PAMER). Udah bisa bodo amatin hal-hal yang bisa buat emosi jiwa. Jadi ya udah nggak pernah ada yang namanya drama banting pel-pelan. Haha

*semoga dibaca kakak tercinta πŸ˜‰

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca tulisan saya kali ini.

See you ditulisan saya berikutnya..
READ MORE... MENYESAL SERIBU RUPIAH