Thursday, September 30, 2021

,

10 BAHAGIA SEDERHANA


Halo-hola people,
Bagaimana kabar hari ini?
Semoga selalu ada hal-hal kecil yang buat kita semua tetap punya alasan untuk tetap hidup yaa ♡

Belakangan ini lagi asyik marathon bacain salah satu blogger favorit saya, Grace Melia. Ah, biasanya saya menyapa beliau di komentar instagram dengan sapaan Mba Gesi atau mami Ubi.

Kemarin malam, saya membaca tulisan beliau tentang 10 Things Called Happiness. Di akhir tulisan, mba Gesi  mengajak siapapun yang membaca tulisannya untuk ikut menulis hal-hal bahagia dalam hidup mereka.

Dan taraa saya pun menulisnya. 10 bahagia yang saya dapatkan dari hal-hal sederhana di sekitaran hidup, randomly:

BLOG DI-MONETIZE ADSENSE
Dear Adsense, apa kalian lelah dengan saya yang keukeuh ngajuin lagi dan lagi meski sudah berkali-kali ditolak?! 😂

Saking putus asanya saya karena terus ditolak, pernah punya niat untuk menghapus blog ini untuk selamanya haha. Tapi bersyukurnya, hati kecil selalu menolak hal itu. Jadi, semisal ngajuin dan nggak lama kemudian ada notif Adsense bertamu ke inbox, selalu malas buka dan berasumsi, "Ah, paling ditolak lagi!". Email-nya dibiarkan duduk manis dan baru akan dibaca saat bersih-bersih inbox dan teman-temannya. On repeat.

Tapi finally di-monetize. Terima kasih pakai haru untuk tim Adsense yang sudah berbaik hati me-monetize blog ini. Saat ini saya sedang menunggu surat cinta dari Adsense yang akan dikirim via pak pos. Mohon doanya ya semoga ada yang mengetuk pintu rumah mengantar amplop berlogo Adsense. Segera. Aamiin.

YOUTUBE DAN HAHA HIHI-NYA
Youtube jadi salah satu sumber haha hihi saya saat mood terjun bebas nggak pakai parasut. Apasih, Fah?!

Konten-konten NCT dan To Night Show adalah dua favorit saya untuk naikin mood.

Selalu full senyum setiap nonton konten-konten NCT. Kadang suka mikir yang jadi nctzen beruntung dan bahagia banget nggak sih selalu dapat konten yang rupa-rupa. Dan di setiap konten pasti ada aja yang buat ngakaknya. Hampir semua konten NCT all unit saya jelajahi. Dua konten favorit sampai saat ini adalah Relay Cam-nya member dan Igot Cogotnya Chenji.

TO NIGHT SHOW, Vincent-Desta-Hesti-Enzy emang nggak ada lawan sih. Recehnya mereka sepertinya memang bakat dari lahir. Sebagai penikmat TO NIGHT SHOW, nggak mungkin nggak ngikik sih dengan jokes Botuna dan kawan-kawan. Panjang umur To Night Show.

NGE-MIE AYAM BAWANG TANPA CELOTEHAN IBUK
Semenjak pandemi, ibuk selalu menolerensi anak-anaknya saat "nge-mie (instan) ayam bawang". Hampir nggak pernah ngelarang anaknya beli mie ayam bawang di warung sebelah. Dengan satu syarat, "tahu batas".

Momentum ini saya manfaatkan untuk beli bakso abang keliling yang biasa lewat sore hari. Loh apa hubungannya mie ayam bawang sama bakso?!

Jadi gini loh, biasanya saya mengganti mie bawaan abang bakso dengan mie ayam bawang. Setiap kali mau beli bakso, saat suara kentungan abang bakso mulai terdengar dari kejauhan, buru-buru ambil mangkuk dan beli mie instan di warung sebelah. Untuk saya, kunci dari nikmatnya kuah bakso yang berkolaborasi dengan mie instan warung sebelah adalah bumbu mienya. Jadi saya selalu request ke abang baksonya untuk mengganti penyedap rasanya dengan bumbu mie instannya. Cukup tambahkan sedikit garam, dua sendok sambal cabai, dan nggak pakai saus. Menurut saya kuah panas yang dituangkan saus, akan lebih cepat dingin dibandingkan hanya menuangkan sambal. Gitu. Haha.

DGITM DAN SUNSET TRIP PRAMBORS
Mana suaranya yang selalu antusias dengan DGITM (Desta Gina in The Morning) nya dan SUNSET TRIPNYA Prambors.... yuhuuu.

Prambors jadi salah satu radio yang setiap hari menemani saya perjalanan saya dari berangkat sampai pulang kerja. Entah kenapa terlalu sukak sama keabsurdan paginya Desta, Gina, juga Cici Kenny.  Desta Gina yang kalau ngomong suka ngelantur. Desta tanya apa Gina jawabnya apa. Atau Gina lagi bahas apa, Desta nggak peduli dan tetap asik sama hidupnya. Sementara Cici Kenny suka terheran-heran dengan jokes dua teman siarannya itu.

Bayangin aja lagi di lampu merah bisa ngakak sendirian sementara pengendara lainnya sibuk hitungin mundur lampu merah. *please, nggak boleh ditiru yaa

Selain DGITM, saya juga kepincut sama Sunset Trip-nya Ilham, Julio, dan Hani yang nggak pernah gagal kerandomannya. Sunset Trip selalu jadi teman bosan saat macet jalanan Bekasi sore hari.

KETEMU DRESSING SALAD ENAK
Selalu berpikir salad Hokben tuh udah paling enak dressingnya. Percaya banget nggak bakal kelain hati. Eh ternyata kepincut sama yang nggak sengaja saya temuin di supermarket.

Biasanya setiap mau beli sesuatu yang nggak pernah dibeli harus dan kudu banget bacain review-an di internet. Tapi karena situasinya nggak memungkinkan dan agak malas juga, berakhirlah dengan cap cip cup.

Dan terpilihlah brand Kewpie dengan cita rasa "Thousand Island-nya". Karena saya si bukan siapa-siapa jadi sudah pasti ini nggak diendorse ya. Tapi ya memang seenak itu. Jadi setiap belanja bulanan, selalu mampir ke rak perbumbuan untuk ambil dressing salad yang ngalahin hokben punya, menurut saya.

MARATHON BACA BLOG
Biasanya me time saya di kamar sebelum tidur cantik adalah nge-youtube, nge-drakor atau sekedar dengerin radio. Semisal baca tulisan blog ya palingan the one and only Disway-nya Pak Dahlan Iskan.

Tapi belakangan, lagi asyik-asyik nya marathon bacain tulisan empat blogger favorit saya, Mba Gesi, Mba Annisa, Mba Win, dan Mba Nahla. For Your Information, mereka berempat bersahabat dan sering kali mention-mention-an di medsos dan blog pastinya. Bahkan sering collab tulisan gitu.

Terus Disway-nya apa kabar?!

Disway akan selalu di hati dan dibaca pastinya. Jadi, waktu untuk baca tulisan Pak Disway saya rolling pagi hari. Niatnya, kapan-kapan mau bahas bagaimana bisa ketemu dengan blog mba Gesi dan bestie-nya tapi kalau nggak mager ya 😂.

SENYUM IBUK DI TELLER BANK
Ibuk dan bapak sejak beberapa tahun lalu sedang giat-giatnya menabung untuk membuat mimpinya, menjalankan rukun islam yang kelima menjadi kenyataan. Dan beberapa waktu lalu Alhamdulillah sudah resmi mendaftar.

Saya, setiap kali antar ibu ke bank untuk setor tabungan hajinya, selalu melihat ibuk tersenyum lebar. Sepanjang jalan dari kaca spion, selagi menunggu nomor antrian teller, sampai saat berada di depan teller. Matanya berbinar-binar gitu. MasyaAllah.

Doa saya dari hati yang paling dalam, semoga bapak dan ibuk panjang umur dan sehat selalu sampai waktunya tiba untuk menunaikan rukun islam yang kelima yaa. #yukbisayuk

TIDUR CUKUP
Bisa tidur  delapan jam sehari itu wow banget sih untuk saya.  Dan ternyata datangnya pandemi bisa membuat saya punya waktu tidur yang cukup bahkan lebih.

Kalau diingat lagi, saya yang beberapa tahun lalu adalah seorang pekerja yang nyambi kuliah. "Pagiku kerja, soreku kuliah, malamku nugas". Selama empat tahun hampir nggak pernah merasakan yang namanya tidur delapan jam saat weekdays.

NO INSTAGRAM
Ke trigger sama salah satu ibuk influencer yang saya follow di instagram. Beliau baru aja selesai dari nggak main sosial media selama satu minggu.

*Oh pantes nggak pernah liat insta storynya. Biasanya selalu aktif.

Wah, kalau saya sepertinya nggak bisa untuk nggak buka instagram selama satu hari. Apalagi satu minggu.  Tiba-tiba aja nge-judge diri sendiri yang bahkan belum pernah coba -_____-.

Mungkin Tuhan nggak suka sama saya yang suka remehin diri sendiri kali ya. Nggak lama kemudian memori handphone penuh dong yang berarti harus hapus beberapa file atau aplikasi. Instagramlah yang tereliminasi. Duh, maaf ya kawan 😂.

Pada akhirnya saya coba sehari untuk uninstall instagram. Dua tiga jam pertama saat nggak ngapa-ngapain tangan gatel mau download. Tapi bisa ditahan sepanjang hari bahkan sampai seminggu setelahnya. Pun sampai saat ini. Semoga istiqomah duhai Lifah. 

ALBUM SOLO PERTAMA DOH KYUNG SOO
Selamat untuk album solo pertamanya my ultimate bias, Doh Kyung Soo as known as D.O. EXO. Akhirnya setelah sekian purnama dinanti, akhirnya rilis. Senang dan terharu banget pas tahu kalau D.O. mau debut solo.

Saya sebagai fans jalur teman yang bahkan belum punya satupun album fisiknya EXO 😁, merasa terharu, senang, dan bangga banget sama D.O. yang akhirnya jadi solois meski tanpa promosi, bahkan sesi live interview-nya pun nggak ada.

Agak sedih tapi ya positive thingking aja mungkin itu memang keputusannya D.O. yang emang lagi sibuk sama syuting filmnya. Berbaik sangka ajalah ya sama Agensinya. Huhu

Sampai jumpa di tulisan Bahagia Sederhana lainnya.♡
READ MORE... 10 BAHAGIA SEDERHANA

Wednesday, September 01, 2021

,

JAKARTA VAKSIN


Sabtu (28/08/2021) 
akhirnya vaksinasi dosis kedua saya dan Ciung
. Oh iya Ciung adalah teman sejak seragaman putih abu-abu. DUA BELAS TAHUN tahun yang lalu 👏.

*Awet banget nggak sih?!

Saya dan Ciung adalah dua warga Bekasi yang memutuskan untuk melakukan vaksinasi di ibu kota Indonesia. Yups, Jekardah. Tepatnya di MKG 5 (Mall Kelapa Gading). Oh iya, tahu kalau di MKG 5 lagi ngadain vaksinasi untuk umum itu dari siaran DGITMnya Prambors. 

Vaksinasi dosis kedua ini berjeda 28 hari dari dosis pertama. Yang jenis vaksinnya masih sama. Sinovac.

Janjian di rumah Ciung pukul 09.30. Niat awalnya saya, sebelum vaksinasi mau mampir ke tempat kerja untuk urus beberapa pekerjaan yang belum selesai karena rumah ciung dekat dengan tempat saya bekerja. Tapi karena berangkat dari rumah waktunya udah mepet, akhirnya bablaslah ke rumah Ciung.

Jreng jreng..
Ternyata Ciung baru bangun, dong. Bisa-bisanya saya sampai depan gerbang rumahnya dia masih piyamaan -_______-. Sementara saat itu jam menunjukkan pukul 09.25 WIC (waktu rumah Ciung). Sedang jadwal vaksinasinya pukul 10.30 WIB 😔.

Mau marah tapi nggak bisa dan nggak mungkin juga sih saya marah-marah ke Ciung di daerah kekuasaannya. Dan pada akhirnya ya cuma bisa tarik nafas (lol). Dampak berteman yang lebih dari 12 tahun mungkin ya. Termaafkanlah Ciung.

*Hai Ciung, semoga baca keluh kesah temanmu ini ya ...😂

Pukul 10.30 waktu rumah Ciung. Hebatnya di jam segitu Ciung baru kelar siap-siapnya dan ya baru akan pesan grab car. Keren nggak sih?!

Pertemanan kami emang sebercanda itu 😅. Definisi "nggak telat nggak asik" sih kalau dituangkan dalam kata-kata.

Setelah bapak grab datang, kami langsung cuss menuju lokasi vaksinasi. Di tengah perjalanan pak sopir menyarankan untuk lewat tol yang baru saja diresmikan. Manutlah kami berdua. Pikir kami lumayan hemat waktu perjalanan dan gratis pula.

Ekspetasi memang seringnya nggak sesuai realita. Jalan sebelum masuk tol ternyata lumayan macet. Belum lagi pak sopir yang agak bingung sama tol barunya. Katanya dengan ragu, "kira-kira dimana ya keluarnya? Nanti muternya jauh gak ya?".

Saya dalam hati "ya mana saya tahu pak!"😓

Benar banget keraguan pak sopir. Putar balik dari keluar tol menuju Mall memang agak jauh. Macet pula. *lagi-lagi cuma bisa tarik napas dalam-dalam -___-.

Pukul 11.25 WIB akhirnya sampai di lokasi vaksinasi. Pengunjung mall harus melakukan cek-in terlebih dahulu dengan melakukan scan barcode yang sudah tertempel di depan pintu masuk. Setelah berhasil cek in, ada bapak security yang sudah menunggu untuk pengecekan suhu dan status cek in 😁.

Scan Barcode Via Pedulilindungi

Naik lift menuju lantai 3 dengan perasaan lebih santai ketimbang saat dosis pertama. Antrian pun dimulai. Para nakes sudah menunggu dengan jobdesk-nya masing-masing.

Sama seperti tahapan vaksinasi dosis pertama, tahapan sebelum disuntik adalah mengisi dan melakukan konfirmasi identitas diri, ~> pengecekan suhu dan tensi darah ~> penyuntikan vaksin ~> duduk menunggu sekitar 10-15 menit sampai akhirnya peserta yang telah vaksin dipanggil. Diperbolehkan pulang. Ets, gak lupa juga diberikan goodies bag sebagai cendera mata ♡. 

Bersyukurnya saat vaksinasi dosis kedua PPKM di Jakarta sudah agak longgar. Gerai-gerai toko sudah buka dan beberapa restoran sudah bisa dine in meski dengan protokol yang lumayan ketat. Jadi saya dan Ciung bisa makan siang tanpa harus usaha keras alias nggak perlu jalan jauh ke food court yang ada di sebrang Mall.

Beda banget nget sama pas vaksinasi dosis pertama. Hanya beberapa gerai toko makanan dan minuman yang buka. Bisa dihitung jari mungkin. Restoran di dalam Mall hanya melayani delivery order. Tidak untuk dine in. Alhasil saya dan Ciung memutuskan makan siang di food court ala-ala. Lebih tepatnya kantin kali ya. Letaknya persis di sebrang MKG yang berdampingan dengan hotel Harris.

Gokana jadi menu pilihan makan siang saya dan Ciung. Lokasi restonya masih di lantai yang sama dengan gerai vaksinasi.

*akhirnya nge-ramen setelah sekian lama.

Selain nge-ramen kami juga sempat beli hop-hop yang stand-nya punnggak jauh dari gerai vaksinasi. #akhirnyaminumhop-hop

Setelah makan dan nge hop-hop kami pun pulang dengan perasaan lega karena telah menyelesaikan tahap vaksinasi satu dan dua.

END

Sampai jumpa di cerita selanjutnya... ♡
READ MORE... JAKARTA VAKSIN