Friday, August 22, 2025

POJOK KELAS #Episode 1

Selamat datang di episode #1 pojok kelas ♡.

POJOK KELAS adalah cerita harian ibu guru bersama kelima muridnya. Percakapan kecil sampai hal-hal yang terjadi selama jam pelajaran di kelas.

Ibu guru adalah wali kelas empat yang muridnya berjumlah lima anak. Tiga laki-laki dan dua perempuan. Mereka adalah Raf, Zie, Thor, Khal, dan Sha. Jadi seimbang ya. Tiga orang tampan (Raf, Zie, Thor) dan tiga orang cantik (Khal, Sha, dan ibu guru) di kelas. Definisi selflove-nya ibu guru. Haha.

Sebelum kelas dimulai, seperti biasa semua berdoa sesuai dengan agama yang dianut. Hari ini Zie yang memimpin doa teman-temannya.

Pelajaran pun dimulai. Kelas cukup kondusif. *Bahagianya. Sha yang biasanya hyperaktif hari itu cukup tenang. Zie yang biasanya selalu baper saat celotehannya nggak digubris, hari ini nggak terlalu banyak cerita ini dan itu. Manis banget. Thor yang biasanya jahil ke teman-temannya, khususnya ke Zie, hari ini tuh sweet sekali. For your information, Thor hari ini dengan percaya diri tiba-tiba saja mendeklarasikan dirinya sebagai asisten ibu guru di kelas. Random sekali nggak sih. Sementara Raf dan Khal tidak masuk sekolah karena sakit.

Hari ini ibu guru datang lebih awal untuk mempersiapkan rencana creative class minggu depan "membuat kolase media kertas warna". Sedikit lagi hampir setengah gelas ukuran 150 ml. Tiba-tiba disebar Sha. My God. Definisi percuma datang satu jam lebih awal untuk bolongin kertas warna -___-.

Ibu guru: Mau nangis (sambil perlahan duduk ke lantai meratapi kenyataan)
Thor: Ibu guru jangan nangis, yuk dipungutin satu-satu. *tetiba kasih contoh cara mungutnya.
Ibu guru: (*syok) dipungutin satu-satu kapan selesainya Thor -____-.

*POKOKE pulang nanti mau ke nice so (toko palugada nggak jauh dari rumah)  beli set sapu serokan mini untuk disimpan di kelas.

Ibu guru mengajak Sha ke mejanya. Kemudian menyuruh Sha duduk di kursi mungil berwarna merah yang sudah agak pudar warnanya. Nggak lupa memegang erat tangan Sha untuk berjaga-jaga kalau tiba-tiba Sha lari.

Kemudian sounding ke Sha dengan hati-hati.

"Sha, ibu guru hari ini datang lebih awal supaya bisa cicil bolongin kertas warna untuk bahan kreatif class Sha dan teman-teman Minggu depan, " kata ibu guru sambil mengontrol nada suaranya

"Karena Sha udah sebar semua potongan kertasnya ke lantai (sambil nunjuk lantai dan pasang wajah sedih), dan itu salah, jadi Sha harus tanggung jawab ya. Sha harus membersihkan potongan kertas yang berserakan di lantai (sambil nunjuk lagi ke lantai dengan wajah putus asa) untuk kemudian dibuang ke tempat sampah," lanjut ibu guru sedikit lebih tenang.

Ibu guru: Ayo Sha (sambil contohin cara pungutin potongan kertasnya)
Sha: mengikuti arahan ibu guru
Thor: (ikut membantu sambil ngedumel karena makin lama pulangnya)
Zie: (ikut membantu sambil nasihatin Sha dengan gayanya)

-END-


0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini. Silakan tinggalkan komentar dengan bahasa yang baik dan santun. Salam hangat. LifahMma.