Halo Hola semua
Bagaimana hari pertama untuk 2025nya?
Semoga full senyum ya ♡
Finally...punya tulisan What's in My Bag, duh. Tulisan yang lagi-lagi disponsori oleh ibu Daturembulan yang sudah buat versi videonya. So, what's in Lifah's bag?
Tim pakai backpack untuk kerja sini kumpul π€Έπ»
Yups, saya tim pakai backpack untuk kerja ketimbang handbag. Alasannya standar kebanyakan orang, butuh bawa banyak barang. Meskipun tim backpack, masih sesekali pakai handbag juga kok. Semisal lagi ada janjian dengan teman sepulang kerja, atau lagi nggak butuh pakai laptop, atau sekedar malas gemblok backpack.
Pernah banget dua atau tiga kali ada teman yang nyeletuk kalau saya tuh si paling kantong doraemon saking seringnya pakai backpack. Katanya doi, kalau kasur bisa masuk dalam tas pasti dibawa Lifah. *nggak gitu juga konsepnya haha.
Yuk, intip items apa saja yang ada dalam tas backpack kerjanya seorang LIFAH.
THE BAG?
Punya tiga tas backpack untuk daily working, Rebook, Eiger dan Merche'. Setiap tas punya jadwal masing-masing untuk dipakai. Karena hari ini tanggal merah dan nggak mungkin saya kerja, jadi tas yang saya review adalah tas Eiger yang dua hari lalu saya pakai.
Tas Rebook saya beli sekitar awal tahun 2022 lalu dan sampai saat ini masih dipakai. Untuk Eiger, saya dapat sebagai hadiah tambah usia bulan Oktober tahun lalu. Dari siapa? Rahasia dong! Padahal siapa peduli juga :D. Sementara tas Merche', saya beli awal tahun 2024 karena nggak sengaja lihat mba-mba di jalan yang pakai brand itu. Kok kece. Akhirnya checkout toko oren. Saking jatuh cintanya dengan brand Merche', sampai punya koleksi dua mini handbag dan satu handbag besarnya juga (untuk ibuk).
Lucunya, sampai saat ini masih sering ketemu dengan mba-mba yang buat saya pakai Merche'. Mungkin karena rumah dan tempat kerja kami satu arah haha. Intinya, terima kasih pakai haru ya mba meski nggak kenal.
Oh iya, belakangan ini pun ternyata banyak yang pakai brand Merch' ya. Seminggu ini tiga atau empat kali lihat tas Merch' dengan berbagai model. Di jalanan menuju tempat kerja, di klinik estetik langganan, sampai di rumah makan Padang perumnas satu π.
WHAT'S ITEMS?
π· LAPTOP
Meskipun di tempat kerja ada fasilitas komputer untuk keperluan nugas, selalu pilih bawa dan pakai laptop sendiri. Laptop yang sudah membersamai saya dua belas tahun lamanya dan jadi barang termahal pertama yang saya beli dari hasil kerja sendiri. Definisi bangga ke diri sendiri LOL. Kalau ditanya kenapa bawa laptop meski di tempat kerja sudah difasilitasi, jawabannya demi kenyamanan diri dan merasa lebih secure aja.
π· PENCIL CASE AND MININOTES
Duo combo yang selalu ada dalam backpack kerja. Keduanya saya beli di Nice So, toko kelontong yang jual rupa-rupa produk rumah tangga dengan harga ekonomis tapi kualitas oke.
Pencil case, isinya standar kotak pensil. Dua pensil mekanik beserta isi pensilnya, satu penghapus, tiga bolpoin beda warna (hitam, biru, merah), tipe-x, mini penggaris, mini kalkulator, mini cutter, dan pensil raut yang nggak ada rautannya. Dan semua isi pencilcase saya beli di toko buku dekat lampu merah Perumnas satu nggak jauh dari tempat kerja.
Mininotes, biasa saya gunakan untuk reminder hal penting di tempat kerja dan to do list harian yang sudah dibuat setelah selesai jurnal malam.
π· DOMPET
I Love my wallet. My first Charles and Keith brand ♡. Setelah dua belas tahun hanya jadi wishlistnya saya, akhirnya punya versi walletnya yang saya beli dua tahun lalu.
Tim tetap pegang cash di era gempuran transaksi cashless mana suaranya.......?!
Merasa aman aja kalau ada uang cash dalam dompet (meski nggak banyak) saat bepergian. Untuk jaga-jaga semisal nggak bisa cashless saat transaksi, atau jaringan internet jelek, atau ya kemungkinan lainnya. Selain uang cash, ada juga berbagai jenis kartu dalam dompet yang isinya lagi-lagi standar kartu dalam dompet haha. Kartu identitas, ATM, e-money, dan shopping card. Kecuali struk transaksi. Untuk saya BIG NO simpan struk dalam dompet.
π· TWO POUCH
Pertama, responsibility pouch // Isinya flashdisk, hardisk, earphone, mouse, kunci motor, sampai kabel charger untuk handphone dan smartwatch. Dilabeli responsibilty pouch karena isinya barang-barang penting yang semuanya saya beli dari hasil nyelengin jatah jajan harian, yang kalau hilang (amit-amit) nangisnya bakal seharian dan nyeselnya bisa sepanjang waktu.
Kedua, skincare pouch // karena punya kulit yang oily, sensitif, dan berjerawat jadi prefer bawa pouch skincare ketimbang pouch makeup. Dua sunscreen, facial wash, totol jerawat, mosturizer, lip balm jadi item wajib dalam pouch. Sementara kit make up-nya hanya loose powder (nggak ke foto), liptin, dan maskara. Plus inhaler π. As simple as that.
π· PARFUME
Punya satu wangi parfume yang sudah satu dasawarsa menemani hari-hari kerja. Yups, Selena Gomez. Parfume yang nggak punya merk dan belinya di toko bibit parfume depan gang. Awalnya beli di dekat tempat kerja tapi karena tokonya pindah, akhirnya beralih ke toko parfume depan gang (sebelah). Harganya lebih ramah di kantong pun wanginya lebih oke dan tahan lama. For your information, saya adalah penggemar Selena Gomez sejak menjadi siswa putih abu-abu.
Selain parfume yang beli di depan gang, dua parfume yang sering saya bawa di backpack kerja adalah Thousand Wish milik body bath works dan Elea project kolaborasinya HMNS dengan mba Tsana penulis muda berbakat pemilik akun instagram rintiksedu.
π· MUKENA
Set mukena parasut yang sudah include sajadah mininya. Bahan parasut tuh oke banget untuk keseharian dan travelling pastinya. Hemat space, ringan, nggak perlu disetrika (si paling malas setrika), dan yang pasti harga ekonomis. Jadi, semisal hilang nyesek dan patah hatinya masih bisa diatasi dengan es krim hula-hula kacang hijau. Apapun masalahnya hula-hula kacang hijau ya bukan solusinya. Memang lagi mau makan ice cream aja -_____-.
Selain mukena, ada juga gunting kuku. Oleh-oleh dari teman yang tahun lalu plesiran ke negeri tetangga.
π· TUMBLER
Demi menghemat budget pengeluaran harian, bawa tumblr jadi solusi terbaiknya. Jatah jajan air mineral bisa ditabung untuk wishlist tahunan atau Idul Fitri atau Idul Adha-nya saya. 5000-10.000 rupiah semisal rutin dalam setahun bisa jadi jutaan rupiah kan lumayan ya?! :D
Sengaja bawa mini tumblr supaya bisa bolak-balik refill demi terpenuhinya 10.000 langkah dalam sehari. Karena ruangan kerja ada di lantai dua sementara dapur letaknya di lantai satu, jadi kalau tumblr kosong dan mau refill ya mesti naik turun tangga haha. Definisi sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Tumblr terisi pun langkah terpenuhi.
π· TISU, MASKER, & HAND SANITIZER
Wet and dry tissue, hand sanitizer, dan masker jadi item wajib yang harus ada dalam tas. Entah pakai handbag atau backpack. Kebersihan is number one, rite?. Nah, untuk menghemat space terutama saat pakai handbag, wet tissue, dry tissue, dan hand sanitizer selalu bawa versi travel size.
π· VITAMIN
Covid dan punya kulit acne prone, jadi alasan saya selalu mengusahakan untuk konsumsi vitamin dan suplemen setiap hari. Mulai dari vitamin D+ include K2, probiotik, zinc, astaxhantin, sampai tablet tambah darah. Please konsultasi dokter ya sebelum konsumsi vitamin atau suplemen apapun karena kebutuhan setiap orang berbeda. Untuk menghemat space, vitamin dan suplemen harian untuk dikonsumsi biasa saya bawa dalam satu kotak kecil yang bersekat. Salah satu best buy-nya saya tahun 2024.
π· KACAMATA
Karena saya slinder berat, kaca mata jadi item wajib yang selalu ada dalam tas kerja. Meskipun nggak dipakai setiap saat (bandel banget si fah -____-), percayalah saya selalu pakai kaca mata saat depan laptop atau dalam kelas.
And that's what's in my bag. I hope you enjoyed a little peek into my bag. Sampai jumpa ditulisan seorang LIFAH berikutnya ♡.







