Wednesday, July 31, 2024

MAGELANG-YOGYAKARTA BERDUA IBUK

Halo-hola people,
Ada nggak sih yang sejatuh suka itu dengan Yogyakarta?!! Kalau ada sini merapat πŸ₯°.

Karena terlalu suka dengan kota Gudeg itu, salah satu Onedays InsyaAllah-nya adalah mengajak manusia-manusia favorit saya dalam hidup untuk menikmati suasana Yogyakarta bersama. Dan ibuk adalah manusia pertama yang ada dalam list nga-Yogyakarta-nya saya.

Eits, tapi ini jadi kali keduanya saya dan ibuk berkunjung (lebih kek mampir sihπŸ˜…) ke Yogyakarta. Kali pertama hanya sekadar makan malam di warung nasi rames depan stasiun Lempuyangan sambil menunggu kereta tujuan Bekasi parkir cantik di peron stasiun.

Nah, kali ini lagi-lagi hanya sekadar mampir untuk menunggu kedatangan kereta tujuan Bekasi, tapi bedanya waktunya jauh lebih panjang ketimbang nga-Yogyakarta sebelumnya.

Selamat membaca tulisan ini ya, guys...

Kisah ini berawal dari ibuk yang mengajak saya mudik ke Magelang untuk ziarah ke makam keluarga. Rutinitas setahun sekalinya saya berdua ibuk. Tiba-tiba ngidelah saya ke ibuk,

πŸ‘§πŸ»: Buk, sebelum pulang ke Bekasi nanti, kita mampir dulu ke Jogja mau nggak?!
πŸ‘©πŸ»‍🦱 : Ibuk ikut aja mba.
πŸ‘§πŸ» : Okeey *dalam hati YESS

Karena di-approved ibuk negara, tanpa da di du de do langsung booking pertiketan-nya, lanjut atur dan catat itinerary-nya di kepala πŸ˜…. Ce i lah, gaya banget catetnya di kepala. Manusia pelupa ceritanya mau keluar dari zona nyamankah?! 

Berangkat menuju Magelang jalur bus. As always bus Sumber Alam pilihannya. Tiketnya saya booking via offline sehari sebelum keberangkatan. Sementara untuk pulangnya jalur kereta api dari Yogyakarta. Tiket keretanya saya booking satu minggu sebelum keberangkatan via aplikasi KAI Access. 

Karena motto perjalanan Magelang Yogyakarta kali ini adalah "kalau ada yang ribet kenapa pilih yang gampang" πŸ˜‚, jadi lagi-lagi saya ngide rute Magelang Yogyakarta ingin menggunakan moda transportasi kebanggaannya Jawa Tengah, yups, Transjateng. For your information, Transjateng belum ada rute yang dirrect Yogyakarta, jadi untuk sampai di Yogyakarta rutenya adalah Magelang → Kutuarjo → Yogyakarta. Gitu.

Kabar buruknya, ternyata kereta lokal Kutuarjo tujuan Yogyakarta, Prameks sudah full booking *syedih, akhirnya pilihan saya adalah kereta antarkota Joglo Semar Kerto kelas eksekutif dengan harga Rp 90.000,- via KAI Access.

Setelah selesai dengan drama perbookingan kereta, tetiba ibu nyeletuk,

πŸ‘©πŸ»‍🦱: "Fah, dari Magelang ke Yogyakarta kan bisa pesan go or grab car. Lebih hemat, cepat, dan yang terpenting penjemputannya bisa sampai depan bawah rumah mbah kakung kenapa pilih bus transjateng sih?! -___-. 

πŸ‘§πŸ» : kan mottonya kalau ada yang ribet kenapa harus pilih yang gampang. Haha
πŸ‘©πŸ»‍🦱 : nggak paham ibuk tuh sama kamu.

D-DAY nga-Yogyakarta
Dari Magelang, rumah mbah kakung diantar pakai dua motor oleh mas sepupu, isteri, dan sudah pasti anaknya sampai ke halte bus Transjateng yang lokasinya berada di dalam terminal Borobudur. Biayanya sudah pasti nol rupiah ya haha.

Sampai di halte bus, transjateng-nya sudah parkir cantik di peron untuk persiapan keberangkatan dan nggak sampai lima menit perjalanan pun dimulai. Yang saya sukai dari transjateng tarif untuk jarak dekat maupun jauhnya adalah sama Rp 5.000,-. Karena barang bawaan saya dan ibuk cukup banyak, pak kondektur menghitung satu orang untuk barang dua kardus besar, dua tas gemblok besar, satu tas belanja ukuran besar. Rp 15.000,- adalah tarif yang harus saya bayarkan untuk tujuan halte terakhir yang berada di terminal Kutuarjo. Dari terminal ke stasiun Kutuarjo seharusnya dari terminal menuju stasiun Kutuarjo bisa ditempuh dengan berjalan kaki tapi karena barang bawaannya terlampau berat (salah satu isinya tuh labu parang yang beratnya 5 sampai 7 kilogramπŸ˜…) akhirnya ngojek becak motor. Tarifnya Rp 15.000,-. *Maaf ya mending keluar uang lebih ketimbang encok princess nggak kuat angkat-angkat.

Alhamdulillah sampai stasiun masih ada waktu tunggu 15 sampai 20 menit sampai kereta Joglo Semar Kerto parkir cantik di peron lima. Jeda itu saya dan ibuk gunakan untuk bergantian ke toilet. Selesai antrian toilet, saya melipir ke tenan roti'O untuk satu cup besar kopi gula aren, sementara ibuk memilih untuk duduk manis di kursi tunggu sambil menikmati getuk pasar Jagalan yang saya beli pagi harinya.





READ MORE... MAGELANG-YOGYAKARTA BERDUA IBUK

Tuesday, May 07, 2024

Saturday, April 27, 2024

Wednesday, April 24, 2024

Tuesday, April 23, 2024

Wednesday, April 10, 2024

Saturday, March 23, 2024

Sunday, December 31, 2023